Jumat 03 Juli 2020, 09:26 WIB

Menag Keluarkan SE Panduan Salat Idul Adha

Nur Azizah | Humaniora
Menag Keluarkan SE Panduan Salat Idul Adha

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Menteri Agama Fachrul Razi

 

MENTERI Agama Fachrul Razi telah menandatangani Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2020 tentang pengaturan protokol kesehatan dalam pelaksanaan salat Idul Adha. Umat Islam diperbolehkan melaksanakan salat di masjid namun harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Surat itu pun berisi panduan Penyembelihan Hewan Kurban yang aman dari covid-19.

"Edaran ini diharapkan menjadi petunjuk penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dengan menyesuaikan pelaksanaan tatanan kenormalan baru atau New Normal. Dengan begitu, pelaksanaan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dapat berjalan optimal serta terjaga dari penularan covid-19," Kata Fachrul dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (3/7).

Fachrul mengatakan salat Idul Adha maupun penyembelihan hewan kurban dapat dilaksanakan di semua daerah. Namun, tempat-tempat yang dianggap belum aman covid-19 tidak bisa menggelar salat Idul Adha di masjid maupun lapangan.

Pelaksana Salat Idul Adha dan panitia penyembelihan hewan kurban harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Adapun tata cara pelaksanaan salat Idul Adha, penyelenggara salat harus menyiapkan petugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan.

Kemudian, penyelenggara melakukan pembersihan dan disinfeksi di area tempat pelaksanaan dan membatasi jumlah pintu/jalur keluar masuk tempat pelaksanaan. Menyediakan fasilitas cuci tangan/sabun/ hand sanitizer di pintu/jalur masuk dan keluar.

Baca juga: Sidang Isbat Idul Adha Digelar 21 Juli 2020

Lalu, menyediakan alat pengecekan suhu di pintu/jalur masuk. Jika ditemukan jemaah dengan suhu lebih dari 37,5 derajat Celcius maka dilarang memasuki area tempat pelaksanaan. Menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal jarak 1 meter.

"Mempersingkat pelaksanaan salat dan khutbah Idul Adha tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya. Tidak mewadahi sumbangan/sedekah jemaah dengan cara menjalankan kotak, karena berpindah-pindah tangan rawan terhadap penularan penyakit," isi surat edaran tersebut.

Sementara itu, penyelenggara juga harus mengimbau pada masyarakat agar membawa sajadah/alas salat sendiri, menggunakan masker, menjaga kebersihan tangan, dan menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan.

"Menjaga jarak antar jemaah minimal satu meter. Mengimbau untuk tidak mengajak balita dan lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang berrisiko tinggi terhadap covid-19," bunyi aturan tersebut.(OL-5)

Baca Juga

Ist

Kembangkan Inovasi, Siloam Hospitals Group dan NCGM Jepang Jalin Kerja Sama

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 15:40 WIB
Kerja sama Siloam Hospitals dan NCGM menjadi jembatan bagi kedua belah pihak dalam mengembangkan potensi riset dan inovasi, termasuk...
MI/Susanto

93.505 Jemaah Haji Sudah Pulang ke Indonesia

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 15:34 WIB
Hingga hari ke-72 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1443H/2022M, total sebanyak 93.505 jemaah haji sudah pulang ke...
Antara

BMKG: Waspadai Curah Hujan Tinggi pada Tiga Hari Mendatang

👤Dinda Shabrina 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 15:09 WIB
Berdasarkan data pengawasan BMKG, terdapat probabilitas pertumbuhan bbit siklon atau siklon tropis di belahan Bumi bagian utara hingga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya