Kamis 21 November 2019, 03:20 WIB

Ombudsman Merasa Diabaikan

MI | Humaniora
Ombudsman Merasa Diabaikan

Dok. MI
Anggota Ombudsman Republik Indonesia Ninik Rahayu

 

OMBUDSMAN Republik Indonesia (ORI) merasa diabaikan karena temuan dan rekomendasinya terkait pendidikan tinggi tidak juga ditindaklanjuti oleh otoritas terkait.

Temuan itu terkait dengan pendidikan tinggi yang dulu dipegang Menristekdikti Mohammad Nasir dan sekarang menjadi tanggung jawab Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

“Ini sebenarnya permintaan ulang. Kami mengingatkan Menteri Ristek sejak 2017-2018 lalu yang memperoleh rekomendasi dari Ombudsman, tapi tidak dilaksanakan,” kata anggota ORI Ninik Rahayu di Jakarta, kemarin.

Temuan malaadministrasi  terjadi pada penyelesaian penyelenggaraan Universitas Lakidende oleh Kemenristekdikti dan penanganan dugaan plagiat karya ilmiah oleh Rektor Universitas Halu Oleo Muhammad Zamrun Firihu pada 2017.

Pada kasus ketiga, plagiarisme kembali terulang dengan melibatkan Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Fathur Rokhman pada 2018.
“Karena Kemenristekdikti tidak punya mekanisme untuk menyelesaikan. Ini akhirnya menjadi berulang,” tegas Ninik.

Karena itu, cetusnya, Menteri Nadiem diminta lebih responsif dan komitmen untuk memperbaikinya. Kalau tidak dijalankan juga, itu artinya memberi peluang kepada aksi serupa.

Selain temuan, ORI juga memberikan sejumlah rekomendasi dalam menyikapi temuan malaadministrasi dalam penyetaraan ijazah doktor, strata tiga luar negeri, dan jabatan fungsional dosen untuk menjadi guru besar.

Terkait tudingan plagiarisme yang dituduhkan dan ajakan debat ilmiah terbuka dari Guru Besar Universitas Dian Nuswantoro Semarang Supriadi Rustad, Rektor Unnes Fathur Rokhman menawarkan penyelesaian di jalur hukum.

“Di dunia akademik memang ada tantangan untuk mendiskusikan karya ilmiah. Namun, kalau berdebat karena aspek emosi, tuduhan-tuduhan, itu ada ranahnya, yakni ranah hukum,” katanya. (Ant/H-2)

Baca Juga

halodoc.com

Ini Penyebab Mata Ikan dan Cara Menghilangkannya

👤Febby Saraswati 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 06:15 WIB
Mata ikan adalah lapisan tebal dan mengeras pada kulit yang disebabkan oleh gesekan dan tekanan. Mata ikan paling sering terjadi di bagian...
DOK BKKBN

Bergerak Bersama Menangani Stunting

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 06:00 WIB
Dia menjelaskan dalam perkembangan penanganan stunting, pemerintah sebenarnya sudah banyak melakukan upaya menurunkan angka stunting sejak...
DOK KEMENDIKBUDRISTEK

Dua Tahun Pemerintahan: Gebrakan Kemendikbudristek Wujudkan SDM Unggul

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 06:00 WIB
Dalam hal ini, Kemendikbudristek melanjutkan implementasi kebijakan Merdeka Belajar sebagai upaya bangkit dari situasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya