Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Cuaca di Yogyakarta, Kamis pekan lalu, cukup terik, termasuk di toko-toko buku di Shopping Center di kawasan Taman Pintar, Jalan Panembahan Senopati, Yogyakarta. Di bangunan dua lantai tersebut, deretan toko buku tampak tertata rapi. “Cari buku apa, Mas?” sapa Hafni kepada seorang pengunjung yang melihat-lihat koleksi buku di toko miliknya.
“Ada buku ini?” tanya pengunjung itu memperlihatkan telepon genggamnya. Hafni sigap mengambil buku yang dimaksud dari salah satu rak.
Nama Shopping Center melekat pada sentra penjualan buku yang dikelola pihak Taman Pintar ini meski kini telah berganti nama menjadi Taman Pintar Bookstore.
Hafni, salah seorang penjual, menceritakan, ia berjualan buku sejak 1985 di lapak Social Agency milik teman kuliahnya. Setelah 20 tahun bekerja di Social Agency, ia pun kemudian mendirikan tokonya sendiri. “Lebih dari 10 tahun saya punya toko ini,” ujarnya.
Ia pun mengaku, pasang-surut penjualan buku sudah dilaluinya. Saat ini, tuturnya, ialah masa yang paling sulit. Konsumen yang mencari buku langsung ke Shoping Center jauh berkurang.
“Sekarang peminatnya sudah sepi. Ada fotokopi, buku digital, hingga penjual buku di internet,” keluhnya. “Sekarang dalam sehari paling hanya 10-15 buku yang terjual. Kalau awal ajaran baru, lebih banyak yang bisa dijual,” ujarnya.
Hal senada disampaikan M Taufik, 48. “Hari ini baru dua buku (yang terjual),” ujarnya sambil menunjukkan buku catatan penjualan. Buku yang ia jual sangat miring karena merupakan buku-buku bekas, yang harganya lebih murah daripada buku bajakan sekalipun.
Namun, diakuinya ada saja konsumen yang mencari buku-buku bekas. Salah satunya, Agung, yang menjadi pelanggan sejak 1980-an. Ia mengaku pernah mendapatkan komik-komik Tintin versi Penerbit Indira di sana. Ia juga sering mencari buku untuk kado ulang tahun. Ia mengungkapkan, meski perkembangan teknologi sangat pesat, Shopping Center tak kehilangan daya pikat. (AT/H-3)
Bagi publik, pencantuman pasal TPPU adalah simbol keseriusan negara; sebuah pesan bahwa pelaku tidak hanya akan dipenjara, tetapi harta hasil kejahatannya pun akan dikejar hingga akarnya.
Lewat buku Swipe Therapy, Mira merangkum fase paling rapuh dalam hidupnya, mulai dari rencana pernikahan yang batal hingga kembali menavigasi labirin dunia dating apps.
Total nilai dari ketiga jam tangan yang biasa dikenakan Bill Gates sehari-hari hanya mencapai US$124 atau sekitar Rp2,1 juta saja.
BBW Surabaya 2026 akan diselenggarakan di Convention Hall, Tunjungan Plaza 3, Lantai 6, mulai dari 29 Januari hingga 8 Februari 2026.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Buku Tumpeng Indonesia: Dari Dapur Tradisional Menuju Meja Bangsa disusun untuk memberikan perspektif luas mengenai tumpeng sebagai bagian dari kebudayaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved