Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAKIT jantung bukan monopoli bawaan serta genetis atau faktor keturunan semata. Menurut Ketua Yayasan Jantung Anak Indonesia (YJAI) Wahyu Sugiarto faktor lingkungan bisa menyebabkan anak maupun orang dewasa terkena penyakit jantung.
Jenis penyakit jantung yang disebabkan faktor lingkungan tersebut adalah penyakit jantung rematik. Gejalanya diawali dengan demam disertai radang tenggorokan yang disebabkan virus.
Bedanya, radang tenggorokan yang bisa menyebabkan penyakit jantung rematik juga disertai gejala linu di persendian seperti umumnya penyakit rematik. Penyakit jantung rematik pada anak umumnya menyasar pada usia 5 tahun hingga 15 tahun.
"Makanya, orang tua yang punya anak harus waspada jika anak sering batuk, bisa dua sampai tiga kali sebulan itu harus diwaspadai," terangnya saat ditemui saat acara Ceria Bersama Nu Skin di Jakarta, Sabtu (24/11).
Lingkungan yang tidak bersih akan membuat anak-anak rentan terkena penyakit yang dibawa oleh virus-virus. Namun demikian, kabar gembiranya adalah jumlah anak dengan penyakit jantung rematik terus berkurang.
Menurut Wahyu, hal tersebut disebabkan tingkat pemahaman masyarakat terhadap kebersihan yang cukup tinggi. Kendati begitu, baik masyarakat maupun pemerintah sebaiknya tetap waspada dan terus menyosialisasikan program kesehatan.
"Jantung rematik memang berkurang tetapi ada penyakit jantung lainnya yang bertambah. Sehingga program kesehatan terus harus dilakukan," tandasnya. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved