Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGUNAN lokasi terfokus atau lokus dinilai menjadi kunci penting keberhasilan program pemberdayaan komunitas adat terpencil (KAT) di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua.
Bupati Asmat Elisa Kambu pada pertemuan panel pemberdayaan KAT di Gedung Kementerian Sosial RI, Jakarta, Selasa (6/11), mengungkapkan pembangunan lokus tidak hanya berupa pembangunan pemukiman bagi penduduk di wilayah terpencil. Lokus juga menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan, seperti pusat pendidikan dan pusat kesehatan masyarakat.
Dari upaya tersebut sudah ada 2 lokasi tempat tinggal KAT yang berhasil diberdayakan. Dua lokasi tersebut kini telah menjadi dua ibu kota kecamatan.
"Jadi pembuatan lokus-lokus ini penting. Di dalam lokus tidak hanya ada rumah tetapi juga sekolah, pusat kesehatan, bisa juga ada gereja atau tempat ibadah yang menjadi tempat pendidikan bagi anak-anak. Sehingga masyarakat terlayani fokus di satu titik dan ini sangat memudahkan," kata Elisa.
Dalam kesempatan tersebut ia menuturkan beberapa sarana dan prasarana harus dibuat menjadi satu dengan permukiman karena pola hidup masyarakat Asmat yang menyebar.
Sebanyak 120 ribu jiwa penduduk Kabupaten Asmat, kata Elias, menyebar di 224 desa di 23 distrik yang mencakup 31 ribu kilometer persegi. Penduduk Asmat yang terbilang sedikit namun menyebar di wilayah yang sangat luas inilah yang menjadi tantangan pemberdayaan.
"Karena jalur transportasi yang paling memungkinkan adalah air, melalui sungai, serta udara. Nah, dengan lokus kita bisa lebih mudah memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sebagian besar hidupnya mendekat kepada sumber-sumber makanan," ujar politikus PDIP tersebut.
Meskipun demikian Elisa optimistis dengan bantuan pemerintah pusat khususnya Kemensos melalui pemberdayaan KAT, akan semakin banyak desa-desa yang terbangun. Selain itu, semakin banyak penduduk yang bisa bangkit dari keterpencilan.
Elisa berharap melalui pembangunan lokus-lokus lainnya, masyarakat Asmat bisa mendapat kehidupan yang layak. "Biar pun menyebar, minimal kita bisa memberikan tempat tinggal yang layak, lingkungan yang bersih, pendidikan serta pelayanan kesehatan bagi mereka," tandasnya. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved