Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy berkunjung ke Vietnam sebagai bagian dari rangkaian tugas sebagai presiden Southeast Asian Minister of Education Organization (SEAMEO) pada 22-25 Juli 2018.
SEAMEO merupakan organisasi para menteri pendidikan se-Asia Tenggara yang didirikan sejak 30 Nopember 1965. Mendikbud terpilih sebagai presiden SEAMEO periode 2017-2019 pada 25 Juli 2017 lalu.
Presiden SEAMEO yang terpilih, melakukan kunjungan ke 24 Pusat Regional SEAMEO atas saran sekretariat. Adapun tujuannya untuk sinkronisasi program SEAMEO serta melakukan pertemuan bilateral dengan menteri pendidikan masing-masing negara anggota.
Kunjungan Mendikbud ke Vietnam hari ini, antara lain bertemu dengan Menteri Pendidikan dan Pelatihan Vietnam. Selain itu Mendikbud juga dijadwalkan untuk berkunjung ke direktorat PISA, Kementerian Pendidikan Vietnam dan beberapa sekolah di Hanoi serta Ho Chi Minh City yang diampu oleh SEAMEO.
Menurut Mendikbud, Indonesia perlu belajar dari Vietnam sebagai negara yang cukup berhasil mencapai skor Programme for International Students Assessment (PISA) yang mengukur kemampuan siswa di bidang sains, literasi dan matematika. Peringkat Vietnam jauh di atas Indonesia yang berada di urutan 67 dari 72 negara. Vietnam ada pada peringkat 22.
"Vietnam melakukan lompatan tinggi kita sedang cari formulasi kenapa Vietnam bisa berhasil," ujar Mendikbud disela-sela kunjungannya ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Vietnam, Minggu (22/7).
Mendikbud menyampaikan telah melakukan telaah. Ia mengakui ada kelemahan yang membuat peringkat Indonesia dalam penilaian PISA rendah. Padahal Indonesia sudah mengikuti PISA sejak 2002.
Menurut Mendikbud titik lemah dari pelajar Indonesia selama ini ialah mereka kurang familiar dengan model soal-soal yang membutuhkan daya nalar tinggi atau high order thinking skills (HOTS).
HOTS juga mencakup kompetensi analisis, berpikir kritis, memecahkan masalah, meningkatkan kreativitas, hingga menghasilkan inovasi. Sementara soal-soal dalam ujian nasional (UN) lebih banyak soal dengan model low order thinking skills (LOTS).
"Kita ingin menyesuaikan standar tes UN dengan PISA secara bertahap. Tidak bisa drastis," tutur Mendikbud.
Ia menilai bukan kemampuan pelajar Indonesia yang turun, tetapi Kemendikbud menaikan standar soal pada UN. Meskipun banyak nilai siswa yang turun terutama untuk pelajaran matematika, tapi presentase siswa yang mencapai nilai sempurna juga naik hampir dua kali lipat.
Terkait kunjungan, Mendikbud menyampaikan Indonesia sebagai Ketua dari SEAMEO, diharapkan dapat mengembangkan pendidikan di Asia Tenggara. Selain itu, ia berharap berbagai program unggulan pendidikan di kawasan Asia Tenggara juga dapat dicanangkan. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved