Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
USTAZ kondang asal Riau Abdul Somad yang dikenal ceplas-ceplos dalam ceramahnya kembali diusir saat hendak berdakwah. Setelah percobaan pengusiran di Bali, Abdul Somad pada Sabtu (23/12), dikabarkan diusir oleh imigrasi Hong Kong ketika baru mendarat di Bandara Internasional Hong Kong dan diminta kembali ke Tanah Air.
"Saya sampai di Hong Kong pukul 15.00 WIB, jam tangan belum saya ubah (sekitar pukul 16.00 waktu Hongkong). Keluar dari pintu pesawat, beberapa orang tidak berseragam langsung menghadang kami dan menarik kami secara terpisah. Saya, Saudara Dayat dan Saudara Nawir," papar Ustaz Abdul Somad saat memberikan klarifikasi, Minggu (24/12).
Abdul Somad melanjutkan, beberapa orang tidak berseragam itu meminta dirinya membuka dompet. Membuka semua kartu-kartu yang ada. Di antara yang lama mereka tanya ialah kartu nama Rabithah Alawiyah (Ikatan Habaib).
"Saya jelaskan. Saya menduga mereka tertelan isu terorisme. Karena ada logo bintang dan tulisan Arab," ungkap Somad.
Ia melanjutkan, sekelompok orang tadi lalu bertanya-tanya soal identitas, pekerjaan, pendidikan, keterkaitan dengan ormas dan politik.
"Saya jelaskan bahwa saya murni pendidik, intelektual muslim lengkap dengan latar belakang pendidikan saya," jelas Somad.
Kemudian lebih kurang 30 menit berlalu. Mereka jelaskan bahwa negara mereka tidak dapat menerima Ustad Abdul Somad. "Itu saja. Tanpa alasan. Mereka langsung mengantar saya ke pesawat yang sama untuk keberangkatan pukul 16.00 WIB ke Jakarta," ujar Somad yang dipulangkan seorang diri dari tiga orang rombongannya ke Hongkong.
Somad menambahkan, pihaknya hanya bisa berusaha dan berdoa. Qaddarallah, ada hikmah di balik itu semua. Dia meminta kepada sahabat-sahabat panitia jangan pernah berhenti menebar kebaikan di jalan dakwah.
"Mohon maaf tidak terhingga buat sahabat-sahabat pahlawan devisa negara di Hongkong," ungkap Abdul Somad. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved