Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Indonesia itu Surga

Putri Rosmalia Octaviyani
11/12/2017 09:15
Indonesia itu Surga
(MI/PUTRI ROSMALIA OCTAVIYANI)

KEGEMARAN akan durian membuat Eje Kim, penulis asal Korea Selatan, betah tinggal di Indonesia.

Dengan memulai pengalaman berkunjung ke Indonesia dari Kota Bandung sekitar 20 tahun silam, Eje, sebagaimana ia biasa disapa, mengaku sangat kagum akan Indonesia dan terus ingin kembali hingga saat ini.

"Saya sudah mengunjungi 100 negara di dunia dan hati saya jatuh di Indonesia. Indonesia itu surga. Masyarakat Indonesia harus menyadari itu dan dunia harus tahu itu. Itu mengapa saya terus menulis buku tentang berbagai kekayaan dan keunikan Indonesia," ujar Eje saat wawancara khusus dengan Media Indonesia, kemarin.

Penulis yang juga ahli geografi lulusan Seoul National University tersebut mengatakan kekagumannya pada Indonesia tidak hanya terbatas pada durian, makanan, dan keindahan alam.

Ia mengatakan sangat kagum dengan budaya, kehidupan sosial, serta keramahan penduduk lokal yang ia temui di berbagai daerah.

"Saya berkeliling Indonesia. Saya melihat bagaimana masyarakat Indonesia itu manusia-manusia yang bahagia. Mereka hidup sederhana, tetapi sangat tangguh dan mandiri," ujar Eje.

Kekaguman Eje terutama jatuh pada kondisi perempuan di Indonesia.

Berbeda dengan negaranya, ia mengatakan kemajuan perempuan di Indonesia sangat pesat. Semakin banyak kaum perempuan yang memiliki peran dan posisi penting dalam beragam bidang.

Hal tersebut semakin lengkap dengan penerimaan yang baik dari masyarakat secara umum, khususnya kaum laki-laki.

"Di negara saya keseimbangan dalam hidup perempuan dalam berkarier sekaligus berkeluarga sangat sulit didapat. Itu tidak terjadi di sini, perempuan Indonesia memiliki kesempatan dan penerimaan yang baik untuk dapat berperan seperti itu, sangat seimbang," ujar Eje.

Dalam pengalamannya selama hampir 20 tahun berkali-kali datang ke Indonesia, hatinya terutama jatuh pada Bandung dan Minangkabau.

Keindahan alam dan Kota Bandung, dikatakan Eje, membuat ia ingin menetap di Kota Kembang tersebut.

Sementara itu, kekuatan budaya dan kemandirian perempuan Minang membuatnya kagum dan semakin percaya akan kekuatan kaum perempuan untuk bisa mendapatkan kesetaraan tempat dengan laki-laki dalam banyak bidang.

Rilis buku

Kekaguman akan Indonesia didokumentasikan Eje dalam beberapa buku yang akan dirilisnya pada 2018.

Buku tentang keindahan Kota Bandung dan tentang kehidupan perempuan Minangkabau akan dirilis pada awal 2018.

"Awal 2018 akan segera dirilis. Saya harap buku-buku saya bisa menginspirasi, khususnya traveller yang akan datang ke Indonesia, bahwa Indonesia bukan hanya Bali. Banyak surga tersembunyi di Indonesia yang harus kalian kunjungi," ujar Eje.

Sementara itu, pada 2 November 2017, Eje juga telah lebih dulu menerbitkan buku berjudul Happy Yummy Journey di Bandung.

Dalam buku yang diterbitkan dalam dua bahasa, Korea dan Indonesia, tersebut, Eje menceritakan pengalamannya dalam berburu durian di lima negara, yakni Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Indonesia.

"Saya menyimpulkan bahwa Indonesia adalah pusat durian dunia. Sangat banyak jenis durian di sini dan rasanya sangat enak. Itu juga mengapa saya sangat senang saat buku saya diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Semoga dapat menjadi referensi bagi traveller. Karena tidak hanya soal durian, saya menulis soal ragam budaya dan kehidupan warga di setiap wilayah yang saya datangi untuk berburu durian," tutup Eje. (H-5)




Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya