Rabu 04 Oktober 2017, 04:01 WIB

Lady Gaga Tuding Pemerintah AS Salah

Retno Hemawati retnoretno@mediaindonesia.com | Hiburan
Lady Gaga Tuding Pemerintah AS Salah

AP/Evan Agostini

 

PELANTUN Bad Romance, Stefani Joanne Angelina Germanotta, 31, menuding pemerintah Amerika Serikat bersalah sehubungan dengan teror yang terjadi di Las Vegas, Senin (2/10). Dia kemudian menyorot seruan doa yang disampaikan Ketua DPR Paul Ryan, yang seperti Presiden Donald Trump dan sebagian besar pemimpin Republik menentang pengaturan kepemilikan senjata.

"Doa memang penting, tetapi @SpeakerRyan @realDonaldTrump kesalahan ada di tangan orang-orang yang memiliki kekuasaan untuk membuat undang-undang. Undang-undang #GunControl secepatnya," kata dia. Sebagai tindak lanjut dia mendesak para pemimpin Amerika Serikat segera bertindak untuk memperketat undang-undang kepemilikan senjata.

Dengan jumlah pengikut 10 besar terbanyak di dunia, dia memanfaatkan pengaruh media sosialnya untuk menekan para politikus. Dia menuliskan demikian, ‘Ini jelas terorisme. Teror tidak melihat ras, gender, atau agama. Demokrat & Republik bersatulah sekarang’, demikian Gaga menulis di akun Twitter dia yang pengikutnya sampai 71 juta. Gaga juga mengundang para penggemarnya untuk bergabung dengan siaran langsung 20 menit mengheningkan cipta atau meditasi atau doa untuk menghubungkan kita semua melalui kedamaian jiwa.

Tidak sendiri
Hal yang dilakukan Lady Gaga didukung juga oleh sesama pesohor di AS. Penyanyi Ariana Grande, 24, mengindikasikan dia melihat sedikit perbedaan dengan serangan di Las Vegas, di saat motivasi para penembak tidak segera jelas. "Hatiku hancur untuk Las Vegas. Kami membutuhkan cinta, persatuan, perdamaian, kontrol senjata dan orang-orang untuk melihat ini dan menyebutnya apa adanya = terorisme," cicit Grande.

Grande pernah merasakan ada teror dalam konsernya di Manchester pada Mei lalu. Teror itu menewaskan 22 orang. Selain Grande, ada penyanyi genre pop Taylor Swift, 27, orang keempat yang paling banyak pengikut di Twitter. Dia menulis, ‘Tidak ada kata-kata untuk mengungkapkan ketidakberdayaan dan kesedihan yang dirasakan hati saya yang hancur bagi para korban di Vegas dan keluarga mereka’.

Rihanna juga menunjukkan kepeduliannya dengan mencicit demikian, "Mengucapkan doa untuk semua korban dan orang yang mereka cintai, juga untuk penduduk dan pengunjung Las Vegas! Ini adalah tindakan teror yang mengerikan!" Sayang, penyanyi Mariah Carey, 47, justru terlihat kesal dengan pertanyaan yang dilontarkan presenter Piers Morgan pada acara Good Morning Britain. Saat itu dia dimintai pendapat seputar insiden penembakan.

Perwakilan Mariah Carey memprotes pertanyaan Piers Morgan lantaran tidak terduga dan menyatakan bahwa segmen tersebut tidak relevan dengan tragedi yang terjadi. "Pertanyaan tidak terduga dari Piers Morgan kepada Mariah Carey tidak direncanakan, kami berharap kantor berita Anda terus memberikan dukungan dan liputan yang sesuai kepada mereka yang terkena dampak kejahatan mengerikan ini." Banyak penonton menilai sikap yang ditunjukkan Mariah Carey sangat tidak pantas meski ada juga yang memakluminya. (H-1)

Baca Juga

AFP/JAMIE MCCARTHY

Zendaya: Terpilih Jadi Wajah Valentino

👤Van/H-3 🕔Minggu 06 Desember 2020, 02:10 WIB
AKTRIS dan penyanyi Zendaya, 24, menorehkan prestasi gemilang pada...
Dok. Isntagram@NONARIAMUSIC

Nonaria: Rajin Cek Kondisi Kesehatan

👤Media Indonesia 🕔Minggu 06 Desember 2020, 02:05 WIB
GRUP musik jazz Nonaria menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam beraktivitas agar tidak terpapar...
MI/AGUNG W

Ernest Prakasa: Tantangan Generasi Instan

👤Deden Muhammad Rojani 🕔Minggu 06 Desember 2020, 02:00 WIB
Menurutnya, kesabaran menjadi tantangan sekaligus kebutuhan generasi muMenurutnya, kesabaran menjadi tantangan sekaligus kebutuhan generasi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya