Headline

Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.

12/7/2022 19:45

Anggota DPRD DKI Akui Kegagalan Revitalisasi TIM

Polemik proyek revitalisasi TIM terus bergulir. Forum Seniman Peduli TIM atau lebih dikenal dengan nama #SaveTIM mengeluhkan pembangunan dan pelanggaran-pelanggaram dalam dalam proses revitalisasi Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM) yang telah dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Pembangunan yang tidak sesuai blue print dan kesepakatan FGD 1 sampai 8 dianggap seniman sebuah kegagalan PT Jakpro dalam proyek tersebut.

 

Bahkan kegagalan revitalisasi TIM itu diakui sendiri oleh Direktur Utama PT Jakpro, Widi Amanasto  saat menghadiri mediasi dengan Forum Seniman Peduli TIM, Dinas Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta yang difasilitasi Fraksi PDIP di Gedung DPRD DKI Jakarta pada Kamis (7/07/2022).

 

“Bagi kami, ya, ke depannya kita berfikir begini. Sekarang nasi sudah jadi bubur. Bagaimana bubur ini jadi bubur ayam, bubur menado, yang enak, kita makan sama-sama”, ujar DirutPT  Jakpro Widi Amanasto. Pernyataan Dirut PT Jakpro di ruang resmi di lantai 8 gedung DPRD DKI, di Kebon Sirih tentu saja mengejutkan para hadirin.

 

Salah satu koordinator #SaveTIM, Mujib Hermani langsung merespon penyataan Dirut Jakpro. “Kalimat “nasi sudah menjadi bubur” kita garis bawahi sebagai pengakuan kesalahan PT. Jakpro dalam proyek ini”, tegas Mujib.

“Kami Forum Seniman Peduli TIM secara tegas menolak tidak mau makan bubur tersebut,” imbuhnya.

 

Untuk menindaklanjuti polemik tersebut sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP yang dipimpin Gembong Warsono melakukan inspeksi mendadak di lokasi proyek revitalisasi TIM pada Selasa (12/07/2022).

 

Dalam kesempatan tersebut Gembong mengakui ada ketidaksesuain dalam pengerjaan proyek senilai Rp 2,1 Triliun ini.

 “Saya merasa kecewa dan tak habis pikir setelah melihat sendiri kondisi fisik hasil revitasisasi TIM”, tutur Gembong.

 

Kekecewaan para wakil rakyat itu membuncah ketika melihat atas gedung pertunjukan ditutup dengan seng, teater arena yang tidak layak dan properti sound system yang bukan peruntukannya.

 

Gembong berjanji  akan terus mengawal revitalisasi TIM hingga menimbulkan rasa keadilan bagi para seniman khususnya dan masyarakat pada umumnya  MI/Usman Iskandar

Baca Juga