Rabu 25 Januari 2023, 15:28 WIB

Dunia Usaha Lesu Akibat Pandemi, Kebutuhan Tenaga Kerja Berkurang

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Dunia Usaha Lesu Akibat Pandemi, Kebutuhan Tenaga Kerja Berkurang

Antara
Pekerja mencuci mobil di salah satu tempat jasa pencucian mobil di Tangerang, Banten, minggu (22/1)

 

KEMENTERIAN Ketenagakerjaan menegaskan dunia usaha yang lesu selama masa pandemi covid-19, berimbas pada berkurangnya kebutuhan tenaga kerja, lemahnya penyerapan tenaga kerja, dan beberapa indikator lainnya yang mencerminkan kondisi ketenagakerjaan saat ini.

"Kompleksitas dunia ketenagakerjaan saat ini merupakan cross cutting issues lintas sektor yang perlu disolusikan bersama, " kata Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Titik Masudah dalam Forum Komunikasi Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri (TKDN) bertajuk Kiat Bertahan Dalam Dunia Kerja Pasca Pandemi di Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (25/1).

Menurut Titik Masudah, disrupsi kondisi ketenagakerjaan akibat pandemi menjadi tantangan dalam pembangunan ketenagakerjaan yang semakin kompleks. Beberapa indikator terlihat dari jumlah pekerja formal yang dirumahkan dan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) menunjukkan tren peningkatan.

"Pekerja informal (gig workers) terpukul, yang berdampak pada rentannya mengalami penurunan penghasilan dan mempengaruhi tingkat perekonomiannya, " ujar Titik.

Titik mengatakan dengan sumber daya melimpah dan bonus demografi di 2030 mendatang, Indonesia akan didominasi pekerja usia produktif dari generasi milenial dan generasi Z.

"Seyogyanya, hal ini dapat dioptimalkan dan memberi dampak positif dalam mewujudkan tujuan pembangunan ketenagakerjaan sebagaimana Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan," tuturnya.

Titik Masudah meyakini informasi dan aplikasi pelayanan ketenagakerjaan merupakan suatu keniscayaan. Terutama integrasi data terkait lembaga penempatan swasta, sehingga menghasilkan data yang membantu penyiapan tenaga kerja agar terserap oleh industri serta link and match ketenagakerjaan.

"Melalui forum komunikasi PTKDN akan tercipta kolaborasi yang efektif antara Kemnaker dengan industri serta para pemangku kebijakan dapat terimplementasi secara nyata dalam bentuk program dan kegiatan Bersama, " ujarnya.

Sementara itu, Direktur Bina Pengantar Kerja Kemnaker Nora Kartika Setyaningrum mengatakan, forum komunikasi PTKDN bertujuan untuk untuk membantu para wirausaha/pengusaha kecil dan menengah dalam memperoleh informasi mengenai kegiatan usaha atau bisnis mandiri dalam mengenali produk baru, menentukan konsep dan proses produksi, menyusun strategi hingga memasarkan serta mengatur permodalannya untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai lebih tinggi. (E-3)

Baca Juga

Dok. DPR RI

Komisi VI DPR Apresiasi PTPN Mampu Cetak Net Profit Hingga Ro5,5 Triliun

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Februari 2023, 09:00 WIB
Politisi Fraksi Partai Gerindra ini juga berharap agar PTPN VIII bisa lebih dikembangkan lagi dalam sektor pariwisata. Juga diharapkan...
Antara/Akbar Nugroho Gumay

Industri Keuangan Hadapi Tahun Suram, Suport OJK Kembali Diharapkan

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Februari 2023, 08:35 WIB
Kebijakan inovatif dari OJK yang bersifat counter cyclical sangat diharapkan....
Dok. DPR RI

Legislator Usul Program Transformatif PT Pos Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Februari 2023, 08:05 WIB
Politisi Fraksi PAN ini menjelaskan, konsep central titipan ini juga akan sangat berguna terutama dikota-kota yang padat aktivitas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya