Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal mengatakan bahwa pihaknya sudah menggelontorkan 92 ribu ton cadangan beras pemerintah (CBP) ke pasar melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Bahkan, menurutnya penyaluran CBP dapat menyentuh angka 100 ribu ton pada hari ini.
"Data pagi ini penyaluran sudah 92 ribu ton (CBP). Mungkin sore sudah tembus 100 ribu ton," ungkapnya kepada Media Indonesia, Rabu (18/1).
Penyaluran SPHP sendiri dikucurkan ke pasar induk, pasar eceran tradisional, ritel modern, dan online setiap hari oleh Bulog.
Lebih lanjut, Iqbal memproyeksikan bahwa penyaluran CBP pada Januari 2023 ini dapat menembus kisaran 220 ribu ton nantinya. Angka tersebut dikatakan menyamai penyaluran CBP pada Desember 2022 yang mencapai 220.548 ton.
Dia memastikan bahwa penyaluran CBP yang dilakukan oleh Bulog akan berlangsung secara masif. Langkah ini dilakukan guna meredam gejolak harga beras yang saat ini melambung tinggi.
"Intinya untuk meredam gejolak harga beras yang terjadi akibat stok di pasaran yang tidak cukup banyak karena belum masuki masa panen raya, Bulog secara masif menggelontorkan beras (CBP) lewat program SPHP," ujar Iqbal.
Perlu diketahui, berdasarkan pantauan dari Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan, per 13 Januari 2023 rata-rata harga beras kualitas premium mencapai Rp13.200 per kg, sedangkan beras kualitas medium Rp11.400 per kg.
Di Pasar Induk Beras Cipinang sendiri, per 17 Januari 2023 rata-rata harga beras kualitas premium mencapai Rp13.000 per kg dan beras kualitas medium mencapai Rp11.000 per kg. (OL-12)
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Perum Bulog resmi melepas kontainer ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026.
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Perum Bulog melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved