Jumat 29 April 2022, 21:01 WIB

Penjualan PT Kapuas Prima Coal Tumbuh 38% Pada 2021

mediaindonesia.com | Ekonomi
Penjualan PT Kapuas Prima Coal Tumbuh 38% Pada 2021

Dok.Zinc
Area tambang PT Kapuas Prima Coal

 

PT Kapuas Prima Coal Tbk (“ZINC”), emiten produsen base metal di Indonesia, membukukan pertumbuhan kinerja baik dari sisi penjualan dan laba bersih selama 2021. ZINC mencatatkan penjualan sebesar Rp838,8 miliar atau naik sebesar 38% dibandingkan tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp608,1 miliar.

Laba bersih ZINC juga melesat 165% mencapai sebesar Rp77,2 miliar dari Rp29,1 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini didorong oleh adanya tambahan penjualan dari konsentrat besi sebesar Rp126,3 miliar serta penjualan bijih besi ZINC yang meningkat signifikan pada 2021 mencapai 734% atau sebesar Rp61,8 miliar.

"Tahun 2021 menjadi tahun yang cukup menantang bagi dinamika industri tanah air maupun global. Karena pada tahun tersebut muncul beberapa varian baru dari virus Covid-19 sehingga pemulihan ekonomi jadi sedikit terhambat. Namun kami bersyukur masih dapat melalui tahun yang penuh tantangan tersebut dengan hasil yang memuaskan. Didukung oleh peningkatan harga komoditas serta peningkatan permintaan konsentrat, penjualan ZINC masih dapat bertumbuh di tahun 2021. Kami berharap pada tahun 2022 ini, penjualan ZINC dapat bertumbuh lebih baik dengan target penjualan mencapai sekitar Rp1,2 triliun,” kata Direktur ZINC, Evelyne Kioe, dalam keterangan resmi, Jumat (29/4).

Selama 2021, penjualan ZINC masih didominasi oleh penjualan konsentrat seng (Zn) yaitu sebesar Rp386,8 miliar atau meningkat sekitar 27% dibandingkan dengan periode yang sama di 2020 yang tercatat sebesar Rp304,9 miliar. Kemudian penjualan perak ZINC juga meningkat mencapai 10% menjadi Rp185,4 dari Rp168,8 miliar di 2020. Sedangkan penjualan untuk konsentrat timbal (Pb) tercatat sebesar Rp134,0 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 5% dari Rp127,0 miliar di 2020.

Evelyne melanjutkan, melihat perekonomian pada 2022 yang sudah mulai lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya, ZINC optimistis pada tahun ini dapat mencapai target kinerja yang telah ditetapkan. ZINC memproyeksikan dapat memproduksi sebesar 550.000–642.000 ton ore.

Untuk penjualan, ZINC menargetkan dapat menjual sekitar 31.980 ton konsentrat timbal, dan 61.245 ton konsentrat seng di tahun 2022. Target untuk bijih besi juga kami targetkan sebesar 180,000 ton sampai dengan akhir tahun.

"Terlepas situasi ketegangan geopolitik di wilayah Eropa Timur yang telah menyebabkan kelangkaan beberapa komoditas, sehingga harga-harga
komoditas meningkat cukup signifikan di awal 2022 ini, kami optimis kinerja ZINC akan membaik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kelangkaan akan beberapa komoditas ini juga membuat kami untuk mengejar target penyelesaian Smelter Zinc di Kalimantan di Kuartal III-2023 sehingga dapat membantu kebutuhan dalam negeri untuk komoditas zinc yang dimana sampai hari ini masih dipenuhi 100% dari impor,” tutup Evelyn. (E-3)

Baca Juga

Antara

Dekopin: Bentuk Lembaga Audit Pengawasan Koperasi Simpan Pinjam

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 06 Juli 2022, 23:18 WIB
Pasalnya, persoalan terkait koperasi simpan pinjam tak kunjung usai sampai saat ini. Dekopin juga mengapresiasi inisiatif pemerintah dan...
Antara

Tahun Depan, Indonesia Larang Ekspor Timah

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 06 Juli 2022, 22:54 WIB
Larangan ekspor barang mentah tersebut guna memberi nilai tambah pada produk timah...
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Pemerintah Segera Batasi Ekspor sejumlah Bahan Mentah

👤Mediaindonesia 🕔Rabu 06 Juli 2022, 21:51 WIB
Ia mengatakan langkah tersebut sejalan dengan visi besar Presiden Joko Widodo tentang transformasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya