Selasa 22 Februari 2022, 12:31 WIB

Minyak Goreng Langka, Polri Belum Mau Sebut Permainan Kartel

Tri Subarkah | Ekonomi
Minyak Goreng Langka, Polri Belum Mau Sebut Permainan Kartel

ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Pedagang menunjukkan minyak goreng curah.

 

SATUAN Tugas (Satgas) Pangan Polri masih enggan menyebut adanya permainan kartel di tengah kelangkaan minyak goreng. Satgas Pangan sendiri telah menemukan berbagai dugaan pelanggaran hukum terkait kelangkaan minyak goreng di beberapa daerah, misalnya dugaan penimbunan, pengoplosan, dan pengalihan.

"Kami tidak mau, belum mau mengatakan ada kartel. Karena ada fakta yang harus dikumpulkan," ujar Ketua Satgas Pangan Polri Irjen Helmy Santika dalam keterangannya, Selasa (22/2).

Baca juga: Menaker akan Revisi Aturan JHT

Menurut Helmy, temuan dugaan pelanggaran yang menyebabkan minyak goreng langka di pasaran harus dibuktikan terlebih dahulu. Sampai saat ini, penyidik Polri masih mendalami temuan-temuan di Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Jawa Tengah.

Di Sumatera Utara, misalnya, penyidik menemukan dugaan penimbunan 1,1 juta kilogram minyak goreng dari sebuah gudang di Deli Serdang yang belum didistribusikan. 

Menurut Helmy, pihaknya masih memastikan apakah dugaan penimbunan di gudang itu telah sesuai dengan beleid Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting.

"Pada prinsipnya, semua yang terkait dalam perkara ini akan dipanggil dimintai keterangan. Mulai dari regulatornya, operator dan pelaku usaha pasti akan diintai keterangan," jelasnya.

Selain di Sumatera Utara, dugaan penimbunan juga terjadi di NTT. Sementara itu, di Kudus, Jawa Tengah, tim Satgas Pangan menemukan adanya praktik pemalsuan minyak goreng dengan cara dicampur dengan air. 

Adapun di Makassar, Sulawesi Selatan, pihak kepolisian menemukan 61,18 ton minyak goreng curah dari Kalimatan Selatan yang disalahgunakan peruntukkannya. Seharusnya, minyak curah itu didistribusikan untuk keperluan rumah tangga. Namun yang terjadi malah dialihfungsikan untuk kebutuhan industri. (OL-6)

Baca Juga

Antara

JFHTF Pastikan Kesiapan Dunia Hadapi Pandemi Berikutnya

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 30 September 2022, 13:34 WIB
Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan melanjutkan penyelenggaraan Pertemuan G20 Joint Finance and Health Task Force (JFHTF) ke-6...
Dok.Ciputra

Pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi Disambut Antusias Pengembang

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 13:21 WIB
Adanya Tol Gilimanuk-Mengwi membuat properti di Bali semakin menarik karena harga properti akan terus...
Ist/Kementan

Peringati Hari Rabies Sedunia, Kementan Gelar Vaksinasi Hewan Gratis

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 13:16 WIB
Kementan perkuat pengendalian Rabies di Provinsi Bali dengan melakukan gerakan vaksinasi hewan secara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya