Kamis 14 Oktober 2021, 19:20 WIB

Apresiasi untuk Keberhasilan Program Creating Shared Value

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Apresiasi untuk Keberhasilan Program Creating Shared Value

DOK Pribadi.
Metode penilaian dilakukan menggunakan tiga pendekatan.

 

KONSEP Creating Shared Value (CSV) memang belum begitu populer di Indonesia. Kendati demikian, telah ada beberapa perusahaan yang berhasil menjalankannya dengan baik, bahkan menciptakan nilai ekonomi bersama sekaligus menyelesaikan persoalan sosial yang ada di masyarakat. 

Untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah berhasil menjalankan konsep CSV, Infobrand.id bekerja sama dengan Tras N Co Indonesia dan didukung oleh Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga melakukan proses penilaian terhadap perusahaan yang telah menjalankan CSV. CEO Tras N Co Indonesia Tri Raharjo menjelaskan, proses penilaian dilakukan dalam dua tahap yaitu mengumpulkan data perusahaan yang menjalankan CSV serta pendaftaran yang dilakukan oleh perusahaan yang memiliki program CSV dan telah menjalankan program CSV. 

Dari tahap pertama, setidaknya terdapat 54 perusahaan yang lolos untuk mengikuti tahap berikutnya. "Dari 54 peserta tersebut yang lolos seleksi awal kami undang secara resmi untuk hadir melakukan presentasi dan memaparkan program CSV yang sedang dijalankan di hadapan dewan juri melalui aplikasi zoom meeting," ungkap Tri Raharjo. Dewan juri terdiri dari tiga orang yang berkompeten di bidang masing-masing ialah Mas Achmad Daniri selaku Dewan Pakar Komite Nasional Kebijakan Governance, Pakar GCG Nasional, dan penulis buku Lead by CSV; Dr. Gancar C. Premananto, CDM, selaku Head of Management Departement FEB Universitas Airlangga dan Senior Consultant & Mentor CSV; Tri Raharjo yang juga dikenal sebagai Founder Indonesia Brand Network. 

Metode penilaian dilakukan menggunakan tiga pendekatan, salah satunya CSV Concept Aspect yang menilai konsep perusahaan diselaraskan dengan strategi bisnis dan memiliki keunggulan kompetitif dengan memasukkan masalah sosial dan memiliki nilai inovasi atau kebaruan. Berikutnya CSV Impact Aspect menilai kegiatan CSV yang memiliki dampak positif untuk internal perusahaan serta berkesinambungan terhadap keberlangsungan bisnis yang bersifat menguntungkan dan memiliki dampak efisiensi bagi perusahaan. Di sisi eksternal perusahaan, penilaian terhadap kegiatan yang memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat melalui Sustainable Development Goals (SDGs). "Terakhir, CSV Branding Aspect menilai kegiatan yang memiliki nilai branding bagi perusahaan, terhadap produk/jasa, yang mampu meningkatkan brand image perusahan, yang memiliki diferensiasi dengan kegiatan lainnya," jelas Tri Raharjo. 

Selain itu, dalam presentasi perusahaan peserta juga diminta untuk memaparkan unsur masalah dan kebutuhan sosial di perencanaan strategi dalam menjalankan program CSV yang berfokus pada 3P yaitu profit, people, dan planet. "Program CSV harus selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang dapat diukur tingkat keberhasilannya berdasarkan SROI (social return on investment) yaitu mengukur dampak program sosial yang dilakukan bagi perusahaan, lingkungan dan sosial," imbuh Tri Raharjo. 

Dari proses penjurian yang dilakukan, ada 20 perusahaan yang berhak mendapatkan penghargaan Top CSV Award 2021. Mereka antara lain PT Pertamina dengan program Pinky Movement, PT Taspen dengan program Wirausaha Pintar, PT Jasa Raharja dengan program Traffic Hero & Youth Traffic Innovation, dan PT Pembangkitan Jawa-Bali dengan program Inovasi PJB Co-Firing Untuk Negeri, Magister Manajemen Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Airlangga dengan program This Is Ability Not Disability-Metode Melukis dengan Aroma untuk Tuna Netra, serta PT Semen Gresik dengan program CSV Social Enterprise-Gerakan Pemberdayaan Masyarakat Yang Berkesinambungan dan Bersifat Inklusif Dengan Pembentukan Perusahaan Patungan. 

Selanjutnya PT Pelindo Marine Service dengan program Donor Darah & Plasma Konvalesen Di RS Terapung Ksatria Airlangga, PT Pupuk Kujang dengan program Kampung NanasKu, PT Campina Ice Cream Industry Tbk dengan program It's Time To Share & Care-Creating Value With Happiness, dan PT Astra Tol Nusantara dengan program CSV Strengthening Sustainability Strategy Through Astra Infra’s Toll Road Safety Performance. Ada pula PT Bio Farma (Persero) dengan program Sustainability To Improve Quality Of Better Life dan PT Astra Graphia Tbk dengan program CSV Kelas ASIK-Kelas Astragraphia Untuk Industri Kreatif.

CEO Infobrand Group Susilowati Ningsih menambahkan penghargaan Top CSV Award 2021 diberikan bersamaan dengan penyelengaraan Webinar Nasional pada Kamis (14/10) dengan tema CSR to CSV. Webinar bertujuan mengedukasi para pelaku CSR untuk melakukan transformasi program CSR menjadi CSV (Creating Shared Value) bukan hanya berdampak sosial saja tetapi juga ekonomi. "Harapan saya penghargaan Top CSV Award 2021 yakni meningkatnya motivasi perusahaan untuk terus menciptakan program CSV berkelanjutan yang mampu memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan ekonomi, lingkungan, dan sosial," tutupnya. (RO/OL-14) 

Baca Juga

ANTARA

Terima SMS Penawaran Pinjol, OJK: Sudah Pasti Ilegal!

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 12:42 WIB
jika ada tautan yang dikirimkan melalui SMS terkait pinjol, jangan asal diklik, lantaran rawan pencurian data dari calon peminjam oleh...
dok Yayasan Erick Tohir

Yayasan Erick Thohir Beri Dampak Perekonomian dengan Genjot Program Social Healing

👤RO/Micom 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 11:03 WIB
Program ini bentuk upaya memulihkan kondisi trauma sosial yang ada di masyarakat akibat...
 ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Bahlil: Taiwan akan Investasi Kendaraan dan Skuter Listrik di Indonesia

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 10:29 WIB
Bahlil Lahadalia menyatakan, produsen elektronik multinasional asal Taiwan, Foxconn, menaruh minat besar terhadap investasi industri...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya