Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan 17,8 juta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terhubung dengan platform digital tahun ini.
Target tersebut meningkat dari 2020, yakni 11,7 juta UMKM yang on boarding. Pihaknya pun berupaya membuatkan program guna mengembangkan produk-produk lokal.
"Di 2021, saya harapkan bisa meningkatkan 17,8 juta (UMKM go digital). Lalu, pertambahannya di 2022 menjadi 23,9 juta, 2023 menjadi 30 juta. Saya mengajak berkolaborasi dan beraksi ke para UMKM," kata Sandiaga dalam keterangan resmi, Minggu (11/7).
Baca juga: Cara Pengembang Tangkap Peluang di Kala Pandemi
Sejumlah program UMKM Go Digital yang diusung Kemenparekraf adalah Masamo, yakni Masak Bersama Masterchef Secara Online. Pelatihan memasak tersebut diharapkan akan meningkatkan kualitas produk bagi para pelaku UMKM kuliner.
"Ini dilakukan secara online dan kita bisa lihat bagaimana UMKM Belitung, Balige Danau Toba dan lainnya sudah meningkatkan kemampuannya melalui program Masamo," ungkap Menparekraf.
Selanjutnya ada program Bedakan, yaitu Bedah Desain Kemasan. Pelatihan ini dikatakan turut menggandeng Asosiasi Desain Grafis. Diharapkan kemasan yang dimiliki produk UMKM dapat menarik perhatian sekaligus meningkatkan nilai jual dari produk.
"Banyak yang sudah jago masak, tapi kemasannya harus ditingkatkan. Oleh karena itu, kami mendorong program Bedakan," kata Politisi Gerindra itu.
Program selanjutnya yang dilakukan Kemenparekraf adalah pelatihan fotografi. Para pelaku UMKM diyakini bisa menguasai teknik fotografi untuk mempromosikan produknya.
"Peningkatan digital marketing ini akan sangat didukung dengan pengetahuan kita mengambil gambar-gambar yang bagus, video yang epik dan bagaimana menggabungkan dengan lagu-lagu yang menarik," tandas Sandiaga. (OL-1)
SANDINATION Academy bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) menggelar Offline Mentoring Rocket Incubation 2026 di Aula Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (7/2).
BANGUN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Bank Infaq, NRC, dan Gentanala menggelar pelatihan olahan limbah kayu di Jepara, Jawa Tengah pada Jumat (6/2).
INOTEK Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota Emas 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE FOREVER melanjutkan program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM Tahap 2.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame berupa bolen dan cake kukus edamame kepada 50 ibu rumah tangga.
Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, mengungkapkan adanya kesenjangan yang signifikan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga talenta digital.
MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
SASE dapat dianalogikan sebagai “penjaga pintu digital” perusahaan.
Pelaksanaan pilkades tahun ini merujuk pada Surat Edaran Gubernur Jawa Barat terkait fasilitasi pelaksanaan pilkades serentak secara replik atau digital.
Penguatan literasi digital merupakan investasi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved