Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore ditutup menguat, namun dinilai masih rawan kembali terkoreksi.
Rupiah ditutup menguat 25 poin atau 0,17 persen ke posisi Rp14.403 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.428 per dolar AS.
Analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Nikolas Prasetia saat dihubungi di Jakarta, Selasa (22/6), mengatakan, penguatan rupiah hari ini lebih didorong oleh aksi ambil untung investor terhadap dolar AS.
"Kalau dilihat ada sedikit profit taking ya di dolar AS-nya, sementara kalau dilihat dari fundamentalnya dolar AS masih relatif menguat akibat efek The Fed pekan lalu dan efek penyebaran COVID-19 di Indonesia yang booming," ujar Nikolas.
Menurut Nikolas, rupiah masih rawan untuk terkoreksi kembali terlebih dengan tren meningkatnya kasus positif COVID-19 di Tanah Air belakangan ini yang menjadi sentimen negatif bagi nilai tukar.
"Kalau saya melihat dengan kondisi seperti ini rupiah rentan melemah lagi karena penyebaran sudah mulai tinggi. Dikhawatirkan roda ekonomi melambat bukan karena pembatasan, tapi orang-orang yang menjalankan roda ekonominya yang tidak bisa bekerja," kata Nikolas.
Saat ini pasar juga tengah menantikan komentar terbaru dari Gubernur The Fed Jerome Powell di hadapan DPR AS pada pukul 1 00 WIB dini hari nanti.
Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.420 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.403 per dolar AS hingga Rp14.427 per dolar AS.
Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa menguat ke posisi Rp14.421 dibandingkan posisi pada hari sebelumnya Rp14.453 per dolar AS. (Ant/OL-12)
Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS hari ini, Jumat 6 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.870 akibat tekanan yield obligasi AS.
INDONESIA Head of Research DBS Group, William Simadiputra, menilai nilai tukar rupiah masih memiliki ruang untuk menguat ke depan, meskipun belum seoptimistis proyeksi pemerintah.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyoroti tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang dipicu ketidakpastian pasar keuangan global.
Menkeu Purbaya optimistis rupiah bisa menguat hingga Rp15.000 per dolar AS. Ia menilai BI mampu mendorong penguatan lewat fundamental ekonomi.
Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Selasa dengan penguatan tipis. Rupiah tercatat naik 36 poin atau 0,21 persen ke level Rp16.762 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah hari ini, SeninĀ 2 Februari 2026, menunjukkan adanya dinamika.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved