Sabtu 08 Mei 2021, 22:15 WIB

Larangan Mudik, Ada 29.296 Penumpang Lakukan Perjalanan Nonmudik

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Larangan Mudik, Ada 29.296 Penumpang Lakukan Perjalanan Nonmudik

Antara/Fauzan
Calon penumpang di Bandara Soekarno Hatta

 

Pada hari kedua masa peniadaan mudik atau pada Jumat (7/5), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 29.296 penumpang melakukan perjalanan nonmudik di semua moda transportasi jelang lebaran. Dari jumlah itu, terbanyak melakukan perjalanan pada kapal penyeberangan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Posko Terpadu Pengendalian Transportasi Pada Masa Mudik Idul Fitri 1442H/2021, sebanyak 9.322 penumpang dilaporkan melakukan perjalanan nonmudik dengan angkutan penyeberangan pada (7/5). Sementara, pada (6/5) tercatat 13.791 penumpang melakukan perjalanan nonmudik di 8 lintasan penyeberangan (turun 32,41%).

"Kami bersama seluruh pemangku kepentingan terkait akan terus melakukan pengawasan dan pengendalian transportasi untuk mengendalikan jumlah pergerakan penumpang perharinya," ujar Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam keterangan resmi, Sabtu (8/5).

Berikutnya, transportasi terbanyak yang dipilih masyarakat untuk perjalanan nonmudik ialah angkutan udara. Pada (7/5) sebanyak 7.603 penumpang melakukan perjalanan nonmudik. Sementara, pada (6/5) 2021 ada 6.554 penumpang melakukan perjalanan nonmudik di 50 bandara (naik 16,01 persen).

Lalu diikuti transportasi angkutan laut. Kemenhub mencatat 6.101 penumpang melakukan perjalanan nonmudik pada (7/5) dari sektor transportasi ini. Sementara, pada (6/5) sebanyak 6.086 penumpang melakukan perjalanan nonmudik di 51 pelabuhan (naik 0,25%).

Untuk angkutan jalan atau menggunakan bus, sebanyak 3.369 penumpang melakukan perjalanan nonmudik pada (7/5). Sementara, pada (6/5) ada 6.927 penumpang melakukan perjalanan nonmudik di 48 terminal (turun 51,36%).

Terakhir ialah angkutan kereta api yang tercatat oleh Kemenhub dengan 2.901 penumpang melakukan perjalanan nonmudik pada (7/5). Sementara, pada (6/5) sebanyak 2.568 penumpang melakukan perjalanan nonmudik di 13 daop (daerah operasional) atau naik 12,97%.

Adita menjelaskan, jika dibandingkan dengan masa pengetatan atau pra peniadaan mudik tanggal 22 April - 5 Mei 2021, jumlah rata-rata harian penumpang di masa peniadaan mudik mengalami penurunan cukup signifikan.

"Di mana rata-rata jumlah penumpang di semua moda transportasi pada masa pra peniadaan mudik mencapai 174 ribu lebih penumpang per harinya. Sementara di masa peniadaan mudik hanya sekitar 31 ribu lebih penumpang perharinya,” pungkas Adita.

Adita juga mengatakan, secara umum pengendalian transportasi diklaim berjalan lancar dan tidak terdapat kendala yang signifikan, khususnya di sektor transportasi darat yang memiliki banyak titik penyekatan.

Dia menambahkan, pihak Kepolisian dibantu unsur terkait lainnya juga akan terus siaga melakukan penjagaan di titik-titik penyekatan dan akan mengenakan sanksi tegas dengan memutarbalikan kendaraan, bagi masyarakat yang tidak memenuhi syarat pengecualian. (Ins/E-1)

Baca Juga

Dok. Kemenperin

Kemenperin Beri Penghargaan 16 Perusahaan Pencetus Teknologi 

👤Mediaindoensia.com 🕔Rabu 01 Desember 2021, 23:46 WIB
Menperin menyampaikan, era perdagangan bebas saat ini membuat industri nasional perlu terus melakukan penciptaan teknologi...
DOK/Bank Mandiri

Transaksi Perbankan Digital Bank Mandiri di Jawa Barat Meningkat Tajam

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 01 Desember 2021, 23:35 WIB
Melalui produk dan layanan digital personal yang bernama livin' by mandiri, jumlah transaksinya naik 62,9% dibanding...
Dok. Kemenkominfo

Presidensi G20 Kesempatan Indonesia Jadi Hub Rantai Pasokan Dunia 

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 01 Desember 2021, 22:57 WIB
"Ini kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukan cara menghandle covid yang relative cukup baik untuk menunjukan diri sebagi hub baru...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya