Sabtu 26 Desember 2020, 06:10 WIB

Inovasi Mobile Laboratory Kemenperin Perkuat Industri Hijau RI

Haryanto | Ekonomi
Inovasi Mobile Laboratory Kemenperin Perkuat Industri Hijau RI

Istimewa
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita didampingi Kepala BBTPPI Semarang Ali Murtopo Simbolon meninjau inovasi pengolahan limbah.

 

BADAN Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin melalui unit satuan kerjanya Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI) Semarang, Jawa Tengah melakukan inovasi jasa layanan dalam pemantauan kualitas lingkungan industri, melalui mobile laboratory. Dalam kunjungan kerjanya ke BBTPPI Semarang, Kepala BPPI, Doddy Rahadi menyampaikan apresiasinya atas inovasi jasa layanan ini.

“Mobile Laboratory ini mampu melakukan pengujian sesuai standar pada Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 1999 tentang Baku Mutu Udara Ambien Nasional. Inovasi ini mampu mengukur parameter gas secara langsung dan data yang dihasilkan dapat dilihat secara real time melalui Sistem Informasi Digital yang telah dikembangkan oleh BBTPPI,” kata Doddy, Kamis (24/12).

Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, dimana Kemenperin senantiasa berkomitmen dalam melakukan pembenahan guna mendukung terciptanya iklim industrI hijau yang kondusif, serta mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup. Sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Parameter pengujian yang dapat dilakukan Mobile Laboratory antara lain: SO2, NO2, O3, CO dan Partikulat (TSP, PM10, PM2,5). Pengujian parameter gas tersebut menggunakan analyzer dengan prinsip Electrochemical, NDIR, Chemiluminescence. Sedangkan parameter partikulat menggunakan High Volume Air Sampler (HVAS) dengan prinsip Gravimetri.

Dalam kesempatan itu, Doddy juga menyampaikan komitmen dari unit satuan kerja BPPI dalam mewujudkan inovasi yang mendukung standar industri hijau.

Mobile Laboratory merupakan terobosan yang mengedepankan keamanan SDM serta keakuratan hasil uji yang patut didukung dan harus terus dikembangkan ke depannya. Untuk itu, unit satuan kerja di bawah BPPI harus senantiasa meningkatkan prestasi kerja melalui inovasi layanan yang berkelanjutan, khususnya dalam mendukung Program Industri Hijau sekaligus Making Indonesia 4.0,” jelas Doddy.

Sementara Kepala BBTPPI, Ali Murtopo Simbolon, menyampaikan kebutuhan industri terhadap jasa layananan pada masa pandemi dan penerapan Adapatsi Kebiasaan Baru (AKB) semakin meningkat.

“Selama penerapan new normal ini, beban pelayanan semakin meningkat, untuk itu kami terus berusaha meningkatkan kualitas layanan guna memenuhi standar pelayanan minimum. Untuk itu, BBTPPI mengembangkan mobile laboratory sebagai inovasi layanan terbaru dalam pemantauan kualitas udara industri. Dengan adanya mobile laboratory diharapkan dapat lebih cepat dan fleksibel dalam memberikan layanan terhadap industri," ujar Ali.

Dijelaskan, prosedur pengujian contoh dengan Mobile Laboratory ini memiliki tingkat keamanan yang baik, karena Petugas Pengambil Contoh (PPC) tetap berada di dalam mobil selama proses pengambilan contoh.

“PPC cukup menyambungkan probe inlet sample dengan gas analyzer melalui jendela mobil. Untuk menjamin akurasi dan presisi data pengujian. Mobile Laboratory juga dilengkapi dengan gas standar dan gas diluter. Pengecekan performa gas analyzer dilakukan di beberapa konsentrasi sesuai dengan rentang ukur sensor. Oleh karena itu, SDM kami tetap memiliki rasa aman dalam bertugas serta pelayanan juga dapat dilakukan lebih efektif dan efisien,” pungkas Ali. (OL-13)

Baca Juga: PLN Lakukan Uji Coba Mobil Listrik Jakarta ke Bali

 

 

Baca Juga

mediaindonesia.com

Rupiah Diperkirakan Bakal Terkoreksi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 10:13 WIB
Perlu diwaspadai risiko terkait krisis energi, serta permasalahan ekonomi di AS dan...
MI/Agung W

Investor Masih Menanti Hasil RDG BI

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 10:10 WIB
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) perdagangan Selasa (19/10) dibuka pada level 6.665,72. Indeks masih akan menguat...
Ant/Dhemas Reviyanto

Dolar Turun Tipis Terpengaruh Info Data Produksi Pabrik AS

👤Muhamad Fauzi 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 06:21 WIB
KURS Dolar sedikit melemah pada akhir perdagangan Senin atau Selasa pagi WIB (19/10), setelah data menunjukkan produksi di pabrik-pabrik AS...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya