Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
HINGGA 27 September 2020, penyaluran pupuk bersubsidi sudah mencapai 72,03% dari alokasi 8,9 juta ton. Adapun realisasi anggaran untuk subsidi pupuk mencapai Rp16,7 triliun.
"Ada penambahan alokasi 1 juta ton. Jadi, angkanya naik dari 7,9 juta ton (pupuk) menjadi 8,9 juta ton. Realisasi anggaran pupuk subsidi sebesar Rp16,7 triliun," jelas Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Bakir Pasaman dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Senin (5/10).
Lebih lanjut, dia menekankan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan pupuk. Sampai akhir tahun, produksi pupuk masih terjaga.
"Sampai ujung tahun ini masih ada cadangan pupuk sampai 73%. Jadi, kami agak lapang untuk menyalurkan pupuk," imbuh Bakir.
Baca juga: Ekonomi Kontraksi, Sektor Pertanian Masih Tumbuh Positif
Adapun Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Sarwo Edhy menyebut pupuk urea yang sudah disalurkan tercatat 2,8 juta ton, atau sekitar 70% dari alokasi 4 juta ton.
Kemudian, untuk pupuk SP-36 sudah disalurkan sebanyak 461 ribu ton dari alokasi 600 ribu ton. Pupuk ZA terdistribusi sekitar 604 ribu ton dari alokasi 850 ribu ton. Adapun penyaluran pupuk organik tercatat 421 ribu ton dari alokasi 720 ribu ton.
"Secara total, pupuk bersubsidi sudah tersalurkan sebesar 6,4 juta ton dari alokasi 8,9 juta ton. Ini cukup untuk musim penanaman mendatang," pungkas Edhy.(OL-11)
Petani di berbagai wilayah Provinsi Aceh tengah dilanda keresahan besar pada musim tanam padi rendengan, musim tanam utama yang sangat menentukan produksi pangan tahunan
Penyelewengan pupuk bersubsidi sebanyak 665 ton sudah beroperasi sejak tahun 2020 hingga merugikan keuangan negara hingga Rp4,5 miliar.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
PENYALURAN pupuk bersubsidi oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) pada hari pertama di 2026 langsung diserbu para petani.
PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia resmi menandatangani kontrak pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi di 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved