Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut positif kebijakan pemerintah yang membuka jalan bagi pengembangan kendaraan listrik. Namun, terobosan kebijakan atau insentif baru dibutuhkan guna mendukung percepatan kendaraan berbasis listrik tersebut di Tanah Air.
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan pembebasan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) bagi kendaraan berbasis listrik masih kurang efektif untuk mengurangi biaya mobil listrik yang memang lebih mahal.
"Salah satu contohnya Tesla yang mulai banyak masuk ke sini dan sudah mulai dipergunakan Blue Bird. Itu 50% (bea impor) dan Blue Bird menyampaikan cost mobil mereka (berbasis listrik) dengan mobil biasa enam kali biayanya lebih mahal. Nah, jadi memang mesti ada terobosan lain lagi nih," ujar Rosan dalam acara forum diskusi tentang mobil listrik di Jakarta, kemarin.
Rosan mengatakan insentif sangat penting bagi produsen dan pelaku industri sebab pengembangan mobil listrik saat ini masih relatif lebih mahal dari mobil konvensional karena masalah teknologi baterai hingga pajak.
Di sisi lain, potensi dan peluang pengembangan kendaraan berbasis listrik di Indonesia cukup menjanjikan.
Selain insentif, kata Rosan, koordinasi dengan pemerintah daerah dibutuhkan agar insentif yang diberikan semakin efektif, seperti pembebasan kebijakan ganjil-genap dan penghapusan tarif parkir bagi pengguna kendaraan berbasis listrik.
Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 guna mempercepat program Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) berbasis baterai untuk transportasi jalan. Perpres itu mengamanatkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah memberikan insentif fiskal dan insentif nonfiskal.
Enam insentif
Pada forum yang sama, Deputy Director Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto mengatakan ada enam insentif yang diharapkan masyarakat atau pelaku usaha untuk mendorong penggunaan mobil listrik di Indonesia.
"Edukasi yang pertama. Kemudian yang kedua tentunya sales incentive yang isinya ialah bagaimana pajak-pajak yang terkait dengan penjualan itu bisa dibebaskan," ujar Fransiscus.
Ketiga ialah usage privilege yakni insentif untuk beragam pengeluaran harian saat berkendara, seperti tarif parkir, tol hingga kebijakan ganjil-genap. Keempat ialah holding incentive, yakni insentif pajak tahunan yang meliputi pajak kendaraan bermotor (PKB).
"Nah yang kelima, tentunya kita bicara mengenai after sales incentive. Misalnya sparepart, services, termasuk dari baterainya sendiri," jelasnya.
Kemudian yang terakhir, yakni infra incentive atau insentif terkait dengan infrastruktur pendukung seperti charging station atau tempat pengisian bahan bakar.
"Apakah yang home charging juga bisa disubsidi sehingga orang-orang bisa memiliki charging station di rumahnya. Kemudian yang kalangan bawah misalnya apartemen-apartemen itu juga bagaimana charging station-nya itu juga mesti dipikirkan," terangnya.
Direktur Sarana Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Sigit Irfansyah mengakui bahwa untuk saat ini pengembangan kendaraan umum berbasis listrik masih terhambat karena stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) belum banyak tersedia. (E-3)
Faktor pertama yang paling berpengaruh adalah perilaku pengemudi di balik kemudi. Gaya berkendara agresif menjadi musuh utama efisiensi baterai.
Pemerintah melalui PLN telah memastikan ketersediaan 53 hingga 60 titik SPKLU di sepanjang Tol Trans Jawa
Sebanyak 180 ribu mobil listrik diprediksi mudik Lebaran 2026. Kemenko Infrastruktur & Entrev pastikan kesiapan SPKLU dan layanan pendukung bagi pemudik EV.
PERJALANAN mudik dengan mobil listrik diperkirakan semakin ramai pada Lebaran tahun ini.
PERJALANAN mudik menggunakan mobil listrik atau electric vehicle (EV) membutuhkan perhatian khusus agar jarak tempuh tetap optimal.
Simak panduan hemat baterai mobil listrik saat mudik 2026. Mulai dari teknik regenerative braking hingga fitur preconditioning untuk efisiensi maksimal.
Kendaraan-kendaraan tersebut rencananya akan diperkenalkan melalui jaringan retail space yang dikembangkan dengan konsep Stellantis Brand House.
Di luar bisnis inti otomotif, Perseroan juga terus mengembangkan peluang di ekosistem kendaraan listrik (EV) dan energi terbarukan.
Penjualan mobil bekas naik 6% di awal 2026 saat pasar mobil baru lesu. Simak tren MPV & SUV favorit untuk mudik Lebaran serta analisis pakar OLXmobbi.
Tidak hanya sekadar alat transportasi, mobil kini menjadi representasi identitas bagi mahasiswa hingga profesional muda.
Adapun lini oli mobil Motul yang mendapatkan upgrade standar API SQ antara lain Multigrade Plus, Multipower Plus, H-Tech 100 Plus, NGEN Hybrid, dan Motul 300V.
Ada balai lelang otomotif JBA, Caready, ibid Lelang, Lelang Mobil/Auksi, dan Universal Collection.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved