Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengajak Jepang untuk sama-sama mengembangkan energi hijau (green energy). Salah satu yang bisa dikembangkan ialah energi hijau berbasis produk turunan kelapa sawit.
Jonan menyampaikan harapan tersebut saat bertemu Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Hiroshige Seko di kantornya di Tokyo, kemarin. Menteri ESDM didampingi Dubes Indonesia Arifin Tasrif, Komisioner Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Laode Ida, Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi FX Sutjiastoto, Kepala Badan Pengelola Dana Perkebunan Dono Bustami, Ketua Umum Asosiasi Produsen Biofuels Indonesia (Aprobi) MP Tumanggor, dan pengusaha sawit Chairman Gama Group Martua Sitorus.
Menurut Jonan, Indonesia serius untuk menggunakan bahan bakar yang berkelanjutan. Indonesia sendiri memiliki produksi yang besar dari produk kelapa sawit.
"Kami mengajak Jepang untuk bersama-sama mengembangkan green energy yang berbasis produk sawit. Kami juga berharap Jepang mendukung penggunaan sawit, khususnya yang berbasis Indonesia sustainable palm oil yang sudah ditetapkan Indonesia sebagai standar produk yang peduli terhadap lingkungan," kata Jonan.
Selama ini Jepang masih menggunakan dua standar, yaitu ISPO dan roundtable sustainable palm oil. Jonan berharap pemerintah Jepang mau mengakui ISPO karena didukung pemerintah Indonesia.
Komisioner ORI Laode Ida menegaskan pengelolaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia tidak ada lagi yang melanggar prinsip lingkungan.
"Indonesia tidak lagi menoleransi pengembangan perkebunan kelapa sawit yang tidak memperhatikan lingkungan," kata Laode yang mengawasi urusan perkelapasawitan.
Baik Kepala BPDP maupun Ketua Umum Aprobi berharap pertemuan di Tokyo mampu mengubah persepsi Jepang terhadap pengembangan kelapa sawit. "Kami berharap pemerintah Jepang mendukung ISPO yang diterapkan Indonesia," ujar Dono.
"Tentu kami berharap juga Jepang mau meningkatkan impor produk sawit dari Indonesia," tambah Tumanggor.
Pengusaha Martua Sitorus pun mengundang tim ahli Jepang untuk melihat langsung pengelolaan perkebunan kelapa sawit. (Tom/E-3)
INDUSTRI panas bumi memiliki prospek baik dalam mendukung pencapaian target pemerintah dalam memperluas kapasitas pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT).
Pemerintah terus memperkuat arah kebijakan energi nasional dengan mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Langkah iniĀ untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Langkah pemerintah dalam memperluas pemanfaatan EBT sudah berada di jalur yang tepat.
Indonesia Solar Summit (ISS) 2025 mengambil tema Solarizing Indonesia: Powering Equity, Economy, and Climate Action.
Instalasi panel surya merupakan lanjutan dari proyek serupa di kantor pusat Mowilex di Jakarta pada 2022 lalu.
PRESIDEN Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 55 pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) yang tersebar di 15 provinsi, termasuk milik Medco.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved