Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Beda data dengan BPS, Kementan Cek Ulang Luas Sawah

Andhika Prasetyo
30/11/2018 17:50
Beda data dengan BPS, Kementan Cek Ulang Luas Sawah
(Medcom.id)

MENTERI Pertanian Amran Sulaiman mulai menginstruksikan para kepala dinas di seluruh wilayah Indonesia untuk mengecek ulang luas lahan baku sawah di daerah masing-masing.

Instruksi itu dikeluarkan seiring munculnya data luas baku sawah terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS). Dengan menggunakan metode Kerangka Sampel Area (KSA), data BPS teranyar menunjukkan luas baku sawah hanya 7,1 juta hektare (ha), jauh dari data Kementerian Pertanian yang menyebutkan luas sawah 8,1 juta ha.

Dengan adanya selisih angka itu, tentu akan memberi dampak terhadap pengalokasian anggaran terutama yang penghitungannya bergantung pada data luas lahan, seperti pupuk dan benih.

Semakin luas sawah, semakin banyak pupuk dan benih yang diperlukan. Pun sebaliknya, semakin kecil, kebutuhan pun kian sedikit.

"Kami suruh cek. Kami suruh cek masing masing dinas. Dengan data baru, katakanlah ada turun 10%, maka jatah pupuk kan harus ada penyesuaian. Tapi kita harus cek dulu," ujar Amran di kantornya, Jakarta, Jumat (30/11).

Ia berharap pengecekan dapat dilakukan dengan cepat sehingga bisa dapat segera diputuskan dan dimasukkan ke dalam APBN 2019. "Kalo sudah fixed, kita jalan." (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya