Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Indonesia-Inggris Kerja Sama Pelatihan Bahasa Inggris bagi para Pekerja

Andhika Prasetyo
21/9/2018 14:30
Indonesia-Inggris Kerja Sama Pelatihan Bahasa Inggris bagi para Pekerja
(MI/Adam Dwi)

MENTERI Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mendukung langkah British Chamber of Commerce in Indonesia dan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta yang melaksanakan program pelatihan bahasa 'English for Indonesia'.

Program tersebut diyakini dapat membantu masyarakat Indonesia lebih peka, memiliki kapasitas dan kemampuan untuk menguasai bahasa Inggris.

“Kami mendukung pelaksanaan program 'English for Indonesia' sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan dunia kerja,” ujar Hanif melalui keterangan resmi, Jumat (21/9).

Program itu diharapkan menjadi solusi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri. Pasalnya, selama ini bahasa nomor satu dunia itu menjadi kelemahan utama dari pekerja Indonesia, selain penguasaan komputer dan manajemen kepemimpinan.

“Ini kesempatan baik bagi pekerja Indonesia untuk bisa melengkapi bukan saja skill teknis tetapi juga dengan bahasa. Utamanya bahasa Inggris,“ sambungnya

Dalam kesempatan itu, Hanif juga mengajak investor asal Inggris maupun Eropa untuk meningkatkan kerja sama ekonomi termasuk dalam hal peningkatan kualitas SDM demi menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan profesional.

“Pemerintah membuka diri untuk bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan dari Inggris dan Eropa untuk terlibat dalam peningkatan kualitas SDM di Indonesia. Misalnya pelatihan vokasi, kerja sama program maupun isu mekanisme penggunaan TKA dengan regulasi baru,” kata Hanif.

Dute Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik menyatakan pihaknya siap untuk bekerja sama dalam peningkatan kualitas SDM khususnya dalam pelatihan bahasa Inggris sebagai upaya mengangkat daya saing Indonesia di masa depan.

“Karena bahasa Inggris sudah menjadi bahasa resmi untuk kawasan ASEAN Economic Community (AEC) dan menjadi bahasa sehari-hari dunia bisnis maupun politik Internasional serta dunia kampus,“ ucapnya.

Malik mengungkapkan British Council dan Kedubes Inggris di Jakarta juga akan mempermudah peningkatan kapasitas bahasa Inggris pemuda Indonesia, khususnya kepada guru-guru bahasa Inggris di sekolah negeri.

Caranya dengan mempromosikan materi pembelajaran bahasa Inggris yang bisa diakses secara gratis.

“Pada 2 Oktober nanti, kami akan luncurkan kampanye promosi materi bahasa Inggris yang bisa diakses secara gratis. Ini salah satu kontribusi pemerintah Inggris terhadap kemajuan perekonomian Indonesia ke depan, “ ujar Dubes Moazzam. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya