Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Bank Indonesia Agus D.W Martowardojo mengatakan pasar semakin memahami dan yakin normalisasi sistem moneter dunia di negara maju sedang berjalan. Dengan ekonomi global dan nega maju seperti AS yang telah mengalami perbaikan, rezim suku bunga rendah perlahan mulai ditinggalkan.
"Semua sudah memahami bahwa ke depan, era bunga murah sudah di belakang. Yang ada era bunga yang akan meningkat. Bahkan di Amerika tahun 2018 ini kenaikan suku bunga bisa lebih dari 3 kali bahkan sampai 4 kali," ujar Agus, di Jakarta, Kamis (3/5).
Ada pun di tahun 2019, Amerika juga sudah mencanangkan dan telah diprediksi pasar akan kembali menaikkan suku bunga acuan negara mereka sebanyak dua sampai empat kali. Demikian pula kenaikan suku bunga ini akan diikuti oleh negara-negara maju lainnya.
"Kalau seandainya kebijakan tingkat bunga policy di negara maju meningkat, yield dari surat utang meningkat, tentu mereka juga ingin melihat bagaimana kondisi di negara berkembang termasuk Indonesia,"
Kalau di Indonesia, yield SBN 10 tahun sudah terjadi peningkatan. Rentang harian imbal hasilnya berada di 6,96-7 persen. Bahakan, kata Agus, pernah melebihi 7%.
"Juga mungkin ada yang berharap pada saat prmeintah memasuki primary market dan mengeluarkan SBN, mungkin diharapkan sudah ada penyesuaian. Jadi ini adalah proses yang normal. Kami melihat ini jangan terlalu menjadi kehawatiran karena ekonomi Indonesia sudah ekonomi rupiah. Sudah besar komitmen Indonesia bahwa transaksi lebih dijalankan dengan rupiah," ujarnya.
Bank Indonesia optimis, dengan faktor dinamika luar negeri yang berperan dan di dalam negeri juga terdapat gejolak tiap Kuartal kedua karena kewajiban membayar keluar negeri cukup besar seperti pembayaran bunga, pembagian dividen ataupun bentuk kewajiban dari dunia usaha, Indonesia akan mampu melewati dengan baik. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved