Senin 23 Oktober 2017, 10:15 WIB

Pembangkit Kecil tidak Masuk RUPTL

Cah/E-3 | Ekonomi
Pembangkit Kecil tidak Masuk RUPTL

Sejumlah pekerja menyelesaikan pengerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Peaker blok III 450 MW di PT Indonesia Power PLTGU Grati Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (23/9). -- ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

 

PEMERINTAH berupaya mengejar target elektrifikasi 96% pada 2019 lantaran masih terdapat 2.500 desa yang belum teraliri listrik. Karena itu, pembangunan pembangkit listrik di bawah 50 Mw dipermudah dengan tidak perlu masuk rencana umum penyediaan tenaga listrik (RUPTL).

“Pemerintah juga memberi kesempatan kepada PLN untuk kelistrikan desa di bawah 50 Mw dengan sistem offgrid tidak perlu masuk RUPTL,” jelas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, kemarin.

Jonan menjelaskan Kementerian ESDM telah memberikan kesempatan kepada PT PLN (persero) dan badan usaha untuk membangun pembangkit listrik berkapasitas di bawah 50 Mw di sistem offgrid serta tidak perlu masuk RUPTL. Ketentuan itu tercantum dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM No 38 Tahun 2016 tentang Percepat­an Elektrifikasi di Perdesaan belum Berkembang, Terpencil, Perbatasan dan Pulau Kecil Berpenduduk melalui Pelaksanaan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Skala Kecil.

Permen ESDM ini juga memberikan kemudahan bagi pemerintah daerah berkewenangan memberikan kesempatan kepada badan usaha sebagai penyelenggara usaha penyediaan tenaga listrik terintegrasi untuk skala kecil. Selain itu, program percepatan elektrifikasi di perdesaan ini memanfaatkan penggunaan sumber energi terbarukan (EBT) sebagai sumber energi listrik. “Pemerintah berkomitmen meningkatkan rasio elektrifikasi lebih dari 93%, pada 2019 minimal 96%, kalau kita bekerja keras, bisa 99% pada 2019. Naiknya hampir 3% per tahun, luar biasa sekali. “Dengan capaian itu, terlihat jelas upaya pemerintah untuk terus menerangi seluruh wilayah Indonesia,” tutupnya.

Rasio elektrifikasi nasional kini mencapai 93,08%. Angka itu melebihi target rasio elektrifikasi pada 2017 yang sebesar 92,75%. (Cah/E-3)

Baca Juga

Ist

ALAMI Berkomitmen Dukung Pertumbuhan UMKM lewat Pembiayaan Syariah

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 19:10 WIB
Hingga saat ini, ALAMI telah berhasil menyalurkan pembiayaan ke lebih dari 10.000 proyek dengan akumulasi pembiayaan sebesar Rp3...
Ist

Jumlah Investor Meningkat, Perlu Literasi Pilih Investasi yang Tepat

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 19:08 WIB
Sriwidjaja Rauf menjelaskan pentingnya bagi investor untuk menentukan tujuan Investasi tepat sesuai dengan karakteristik risiko dari...
DOK PT Sekar Bumi

Penjualan Sekar Bumi Meroket Di Kuartal 1 2022

👤Widhoroso 🕔Selasa 28 Juni 2022, 18:59 WIB
KINERJA produsen makanan beku dengan spesialisasi produk udang, ikan,  dan makanan olahan beku lainnya, PT Sekar Bumi Tbk (SKBM),...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya