Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

10/2/2026 10:05

Noel Mengamuk ke Purbaya dan KPK, Balas Dendam atau Strategi?

MANTAN Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel terus bernyanyi, kendati banyak yang menilai nyanyiannya sumbang dan tak enak didengar. Sebagai terdakwa kasus korupsi klaster pemerasan terkait dengan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja, dia menyerang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangkapnya lewat operasi tangkap tangan (OTT). 

Noel bilang, OTT itu operasi tipu-tipu. Kata dia, KPK berlaku sebagai kreator konten, bukan menegakkan hukum.

Tak cuma kepada KPK, Noel juga tak suka hati kepada Menkeu Purbaya. Awalnya dia coba mengingatkan Purbaya bahwa sewaktu-waktu bisa dinoelkan. Purbaya dengan santai menjawab, bahwa dirinya beda karena tidak korup sedangkan Noel terima uang hasil korupsi. Noel pun marah dan menyebut Purbaya idiot.

Belum cukup, Noel juga bernyanyi bahwa ada partai yang ada huruf 'k'-nya terlibat dalam korupsi. Tapi dia tak menjelaskan secara detail, meski belakangan mengerucut bahwa partai yang dimaksud tiga huruf.

Kenapa Noel begitu gencar bersuara, serang sana serang sini, sebut sini sebut sana? Apakah itu wujud pelampisan dendam atau strategi dalam menghadapi kasusnya? Atau, dia sekadar cari panggung dan menarik simpati? Efektifkah, atau malah stigma terhadap dirinya makin negatif?

Baca Juga

Video Lainnya