Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN 1974 menandai awal mula kehadiran Nestle Milo di Indonesia. Selama 50 tahun, Nestle Milo telah menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Indonesia mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, dan secara konsisten berkomitmen dalam mewujudkan generasi masa depan Indonesia yang sehat, aktif, dan berkarakter tangguh.
Sebagai bagian dari perayaan 50 tahun Nestle Milo di Indonesia dan juga memperingati bulan Ramadan, Nestle Milo bekerja sama dengan Foodbank of Indonesia (FOI) mengadakan program Milo Donasi Ramadan dengan berbagi 500.000 gelas Milo bagi anak-anak Sekolah Dasar usia 6-13 tahun di 28 wilayah di Indonesia.
Pada Selasa (12/3), Nestle Milo meluncurkan program Milo Donasi Ramadan di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jakarta Selatan yang dihadiri perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia, mitra program FOI, Pengurus Ponpes, dan Ustadz Hilman Fauzi.
Baca juga : Protelindo Group Gelar Kebahagiaan Ramadan Bersama 1000 Anak Yatim
Didukung penuh oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Prof Waryono Abdul Ghafur, yang hadir mewakili kementerian, mengapresiasi program Milo Donasi Ramadan yang dilakukan oleh Nestle Milo.
“Kami sangat mendukung penuh program Milo Donasi Ramadan yang diinisiasi oleh Nestle Milo yang berdonasi kepada anak-anak Indonesia, secara khusus ditujukan bagi para santri/wati di bulan Ramadan ini. Program ini, bisa menjadi kolaborasi yang baik antara sektor swasta seperti Nestle Milo, FOI, Pesantren dan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk dapat hadir di seluruh pesantren dalam mencapai pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak Indonesia agar menciptakan generasi masa depan yang sehat dan aktif.”
Sejalan dengan program Nestle Dukung Anak Lebih Sehat, yaitu membantu anak-anak untuk hidup lebih sehat dengan menggunakan potensi makanan untuk meningkatkan kualitas hidup setiap individu saat ini dan generasi mendatang, Direktur Corporate Affairs PT Nestle Indonesia Sufintri Rahayu menekankan, “Milo hadir untuk pertama kalinya di Indonesia pada 1974. Saat ini, dengan bangga kami sampaikan bahwa Milo yang dipasarkan di Indonesia merupakan 100% produk halal yang dihasilkan di dalam negeri, yang dipasok dari bahan baku dari dalam negeri, diproduksi di tiga pabrik kami di Indonesia yakni di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, bagi konsumen Indonesia. Program Milo Donasi Ramadan merupakan salah satu upaya Nestle Indonesia untuk memberikan lebih banyak akses bagi anak-anak Indonesia untuk mendapatkan gizi seimbang dalam meningkatkan kualitas hidup yang sehat di masa yang akan datang. Hal ini tentunya merupakan salah satu kontribusi perusahaan secara berkelanjutan dalam upaya peningkatan status gizi keluarga Indonesia.”
Baca juga : Jenius dan BAZNAS Kolaborasi Gelar Acara Jadi Kakak Asuh Sehari
Pada sambutannya, Kepala Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah KH M I Sofwan Yahya menyampaikan, “Alhamdulillah berkah Ramadan datang dari Nestle Milo yang merayakan kehadirannya di Indonesia yang sudah mencapai 50 tahun. Melalui perayaan ini Nestle Milo memberikan semangat kepada para santri di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah dalam mengawali bulan Ramadan 1445 H. Semoga di usia 50 tahun ini, Nestle Milo dapat terus menjadi bagian penting untuk membangun ekonomi Indonesia dan selalu berbagi kepada masyarakat Indonesia khususnya kepada Pesantren. Kami berharap agar Nestle Milo dapat terus berjalan berdampingan bersama kami, membantu agar anak – anak di pesantren dapat tumbuh sehat, kuat, dan berprestasi. Semoga program yang dilaksanakan ini juga mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.”
Business Executive Officer Beverages & Culinary Dairy Business Unit PT Nestle Indonesia Alaa Shaaban menambahkan, “Kami percaya bahwa setiap anak berhak untuk mendapatkan energi kuat untuk berpuasa dan mencapai mimpinya. Melalui program Milo Donasi Ramadan, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk berbagi energi baik dengan mendonasikan 500.000 gelas Milo kepada anak-anak agar dapat memenuhi asupan gizi dan energi dalam menunjang aktivitas hariannya selama menjalani ibadah puasa. Kolaborasi dengan FOI ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat komitmen kami dalam membangun masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera.”
Founder of Foodbank of Indonesia Hendro Utomo merasa bangga dapat berkolaborasi dengan Nestle Milo dalam program Milo Donasi Ramadan.
“Kami yakin program ini akan memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak Indonesia, terutama dalam meningkatkan asupan gizi dan energi mereka selama bulan Ramadan,” ungkapnya
Sebagai mitra pelaksana, FOI akan mendistribusikan donasi ke DI Yogyakarta, Surakarta, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Kota Bekasi, Kab. Bekasi, Kota Bogor, Kab. Bogor, Depok, Kota Tangerang, Kab Tangerang, Ambon, Pandeglang, Semarang, Surabaya, Lombok, Medan, Palembang, Makassar, Sidoarjo, Kota Bandung, Kab Bandung, Solo, Karawang, Cirebon dan Tegal mulai 28 Februari 2024 hingga akhir bulan Ramadan nanti. (RO/Z-1)
Nestlé MILO kembali menggelar MILO PRO University Roadshow yang dimulai sejak Agustus hingga Oktober 2025 di 30 universitas di 6 kota yang menjangkau lebih dari 200.000 mahasiswa.
Hadirnya MILO Kaleng Extra Choco sebagai produk baru Nestlé MILO tentunya dapat membantu para mahasiswa baru agar lebih fokus dalam menjalani aktivitas
Selama lima dekade, Nestlé MILO telah menjadi teman setia bagi keluarga Indonesia.
BADAN POM memerintahkan PT Nestlé Indonesia untuk menghentikan distribusi serta melakukan penghentian sementara importasi produk formula bayi.
ANGGOTA Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyoroti penarikan (recall) susu formula bayi produksi Nestle di sejumlah negara terkait dugaan kontaminasi zat beracun cereulide.
NESTLE Indonesia menegaskan seluruh produk susu formula bayi yang beredar di Indonesia aman dikonsumsi, baik produk lokal maupun impor, meski ada penarikan produk di beberapa negara.
PERUSAHAAN produsen makanan global, Nestle, resmi melakukan penarikan kembali (recall) produk susu formula bayi di 49 negara.
NESTLE dilaporkan telah mengeluarkan penarikan produk secara global di 49 negara, setelah produk susu formula bayi mereka diduga terkontaminasi racun.
Nestlé Indonesia berkomitmen memanfaatkan potensi makanan untuk meningkatkan kualitas hidup setiap individu, baik saat ini maupun bagi generasi mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved