Jumat 08 April 2022, 04:20 WIB

Menengok Alquran Tulis Tangan Berumur 200 Tahun di Palu

MI | Ramadan
Menengok Alquran Tulis Tangan Berumur 200 Tahun di Palu

MI/M Taufan SP Bustan
Kitab suci Alquran tua yang dibuat pada abad-18 tersimpan di Museum Sulteng di Palu

 

MUSEUM Sulawesi Tengah di Palu menjadi salah satu tempat penting dalam sejarah Islam di Indonesia. Di tempat itu tersimpan kitab suci Alquran yang diperkirakan berumur 200 tahun dengan kondisi masih utuh.

Alquran yang memiliki 700 halaman dengan panjang 34 cm dan lebar 25 cm itu ditulis tangan. “Diperkirakan dibuat pada abad ke-18 dan kalau dihitung, kurang lebih sudah berumur 200 tahun,” aku peneliti Museum Sulteng, Iksan, saat ditemui Media Indonesia, Senin (4/4).

Alquran tersebut penting karena menjadi koleksi pertama sejak awal Museum Sulteng berdiri pada 1978. Alquran itu pertama kali ditemukan di tangan warga Kecamatan Palu Timur. Kover terbuat dari kulit binatang, antara sapi atau domba. Tinta dalam Alquran menggunakan tinta Tiongkok dan sebagian kertasnya dari kulit kayu.

Alquran tersebut masih memakai kaligrafi yang berkembang di Indonesia pada saat Islam masuk Nusantara pada abad ke-13. Di setiap pergantian juz ditandai dengan hiasan atau kaligrafi khusus, bahkan setiap juz berbeda hiasannya dan itu semua dibuat dengan tangan. Motif hiasan menggunakan motif lokal, misalnya, motif sulur daun.

Menurut Iksan, Islam masuk ke Indonesia bercampur dengan kebudayaan lokal sehingga penulisan Alquran pada awal perkembangan Islam merupakan motif-motif lokal, begitu juga hiasan penulisan kaligrafi. “Di pertengahan halaman Alquran hampir penuh dengan hiasan,” jelasnya.

Iksan menyebutkan dari hasil penelitian terbaru yang dilakukan Institut Alquran Indonesia, di halaman bagian belakang Alquran bertuliskan Arab Melayu. Ketika diterjemahkan, mushaf tersebut ditulis di Negeri Tompi pada waktu Asar di bulan Ramadan tahun Hijriah sekitar abad ke-18. “Kami kemudian menduga kalau Alquran ini ditulis di Tompe, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, karena kata Negeri Tompi itu identik dengan Tompe dan memang di Sulteng tidak ada nama wilayah Tompi, yang ada hanya Tompe,” ungkapnya.

Selain itu, ada tulisan dalam Alquran yang setelah diterjemahkan menyebutkan bahwa yang menulis Alquran tersebut seorang khatib yang berasal dari Wani. “Nah, di akhir halaman Alquran, ada tulisan yang diterjemahkan WA dan NI. Kuat dugaan kami bahwa Alquran ini ditulis oleh seorang khatib di Desa Wani, Kabupaten Donggala,” ujarnya.

Hal paling terbaru dari hasil penelitian tersebut, diketahui bahwa pemilik Alquran itu adalah Ilmi binti Iwar. Pemilik tersebut diketahui setelah ada hasil terjemahan baru dari halaman Alquran yang dilakukan pada 30 Maret 2022 lalu. “Jadi, Alquran ini pemiliknya Ilmi binti Iwar. Nah, dari Ilmi yang kemungkinan menyuruh khatib itu untuk membuat Alquran ini,” kata Iksan.

Selain dipamerkan di museum, Alquran itu dulu rutin dipamerkan pada pergelaran musabaqah tilawatil quran (MTQ) nasional yang digelar di sejumlah provinsi. Namun, sejak 2014, alquran tersebut tidak lagi dipamerkan keluar museum karena kondisinya semakin hari sudah memprihatinkan.

Iksan menyebutkan di museum, Alquran tersebut selalu ditempatkan di dalam sebuah lemari sebagaimana barang langka lainnya untuk mencegah langsung bersentuhan dengan pengunjung. (M Taufan SP Bustan/H-3)

Baca Juga

Antara/Yulius Satria Wijaya.

E-commerce yang paling Dicari Konsumen selama Ramadan

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 16:00 WIB
Posisi itu diikuti Tokopedia 18% dan Lazada 4%. Situs belanja online lain yang juga disebut konsumen ialah Bukalapak, Blibli, dan...
Ist

Masyarakat Puas Kinerja dari Pemerintah dan Polisi Tangani Arus Mudik

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 15 Mei 2022, 21:22 WIB
Masyarakat merasakan puas atas kinerja dari Pemerintah Indonesia dan Polri terkait hal penanganan dan penyelenggaraan arus mudik Hari Raya...
DOK Pribadi.

Program Ramadhan Brand Berbagi Salurkan 1.000 Lebih Paket

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 09 Mei 2022, 21:50 WIB
Harapannya, seluruh donasi yang diberikan dapat menjadi berkah, tidak hanya bagi penerima, tetapi juga untuk perusahaan sebagai...

RENUNGAN RAMADAN

CAHAYA HATI


JADWAL IMSAKIYAH
Rabu, 25 Mei 2022 / Ramadan 1443 H
Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Imsyak : WIB
Subuh : WIB
Terbit : WIB
Dzuhur : WIB
Ashar : WIB
Maghrib : WIB
Isya : WIB

PERNIK RAMADAN