Rabu 20 Mei 2020, 04:15 WIB

Allah Lebih Dekat daripada Urat Nadi

Quraish Shihab | Ramadan
Allah Lebih Dekat daripada Urat Nadi

MI/Seno
Quraish Shihab

‘DAN sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.’

Demikian ayat 16 Surah Qaf yang menjadi pembahasan Tafsir Al-Mishbah kali ini. Jangan pernah menduga Allah tidak mengetahui apa yang kita kerjakan. Allah mengetahui segala tindaktanduk manusia, baik yang nyata maupun yang hanya disimpan dalam hati. Allah mengetahui segala rahasia yang disembunyikan manusia. Beruntungnya, Allah tidak menuntut pertanggungjawaban atas bisikan hati kita sebelum jadi tindakan nyata.

Tapi, manusia harus selalu ingat bahwa ada dua malaikat yang senantiasa mencatat segala perilaku di dunia. ‘(Yaitu) ketika dua malaikat sangat dekat kepadamu dan mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.’ Kedua malaikat itu selalu hadir dalam setiap langkah manusia.

‘Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenarbenarnya. Itulah yang dulu kamu selalu lari daripadanya.’ Dalam ayat di atas dikatakan bahwa manusia yang selalu lari dari kematian, pada akhirnya akan menemui ajalnya juga.

Selanjutnya, Surah Qaf mengingatkan kita pada datangnya hari kiamat. ‘Dan datanglah tiap-tiap orang, bersama dengan dia seorang malaikat penggiring dan seorang malaikat penyaksi.’

Maksudnya, setiap orang di hari kemudian akan diantar ke tempat masing-masing sesuai dengan amalannya. Orang kafir akan digiring ke neraka, orang taat akan dibawa ke pintu surga yang terbuka menyambutnya.

‘Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami buka tabir yang menutupi matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam.’

Saat manusia hidup di dunia, penglihatan mereka masih tertutup tabir. Saat hati bersih, tabir akan tersingkap sedikit sehingga manusia bisa melihat masamasa yang belum terjadi. Hal itu bisa terjadi saat kematian dan setelah kematian.

Kesimpulan yang dapat diambil dari Tafsir Al-Mishbah kali ini ialah, Tuhan lebih dekat dengan manusia daripada pembuluh darahnya sendiri. Dan setiap orang didampingi dua malaikat yang mencatat amalan baik dan buruknya. Karena itu, sebaiknya orang selalu berhati-hati dalam berucap dan bertindak. (Ata/H-3) 

Baca Juga

ANTARA/FAUZAN

PMI Temanggung Jemput Bola ke Pendonor selama Ramadan

👤Tosiani 🕔Minggu 18 April 2021, 15:20 WIB
PMI melakukan jemput bola di gereja dan vihara pada siang, sedangkan target donor muslim dilakukan pada malam...
MI/Djoko Sardjono

Polres Klaten Bagikan Takjil untuk Warga

👤Djoko Sardjono 🕔Minggu 18 April 2021, 14:10 WIB
Pembagian takjil dilakukan sekaligus dengan sosialisasi protokol kesehatan pada...
MI/Amir MR.

ASN di Padang Ikuti Pesantren Ramadan

👤Yose Hendra 🕔Minggu 18 April 2021, 00:45 WIB
Pesantren Ramadan bagi ASN berlangsung di Dinas Kesehatan Kota Padang. Tenaga kesehatan serta ASN Dinkes belajar agama di musala di kantor...

RENUNGAN RAMADAN

TAFSIR AL-MISHBAH

2021-04-18

JADWAL IMSAKIYAH
Minggu, 18 Apr 2021 / Ramadan 1442 H
Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Imsyak : 04:33 WIB
Subuh : 04:43 WIB
Terbit : 05:53 WIB
Dzuhur : 11:52 WIB
Ashar : 15:12 WIB
Maghrib : 18:03 WIB
Isya : 18:57 WIB

TAUSIYAH