Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
POLITIKUS Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengajukan surat pengunduran dirinya, baik sebagai anggota DPR maupun sebagai kader Partai Demokrat. Tak sampai situ, Ruhut juga menyerahkan pengunduran dirinya sebagai anggota MPR.
"Sudah saya teken, tertanggal 10 November. Ini juga untuk mengenang hari pahlawan," kata Ruhut saat dihubungi, Kamis (10/11).
Ruhut mengaku, sampai dikabulkannya surat pengunduran dirinya sebagai anggota DPR dan kader partai, Ruhut masih akan aktif di Komisi III. Dia akan bertugas sesuai sumpah dan janji yang sudah dibacanya sebelum menjadi anggota dewan.
"Sekarang aku masih di dapil, aku juga masih membahas RUU KUHP yang dibahas di Komisi III," ujar Ruhut.
Ruhut menyatakan mundur lantaran sikapnya yang berbeda dengan sikap Partai Demokrat yang mendukung Agus Harimurti - Sylviana Murni sebagai cagub cawagub DKI Jakarta. Sementara dirinya malah mendukung petahana Basuki Tjahaja Purnama.
Atas ulahnya itu, Ruhut dilaporkan ke Dewan Kehormatan Partai Demokrat. Kemudian dewan merekomendasikan DPP memecat Ruhut.
"Tapi kan sampai sekarang pak SBY belum pecat aku. Pak SBY sayang sama aku," ucap Ruhut.
Dia berdalih banyak yang tidak suka dengan kedekatannya dengan SBY. Maka itu banyak yang menginginkannya dipecat dari partai.
"Saya punya Chemistry dengan pak SBY, tapi saya tetap akan mundur dari partai," pungkasnya.OL-2
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved