Selasa 28 Juni 2022, 09:41 WIB

Bawaslu Yakini Pentingnya Optimalisasi Peran Perempuan untuk Pemilu 2024

Dero Iqbal Mahendra | Politik dan Hukum
Bawaslu Yakini Pentingnya Optimalisasi Peran Perempuan untuk Pemilu 2024

MI/Dero Iqbal Mahendra
Ilustrasi

 

Keterlibatan perempuan dalam pesta demokrasi bukan hanya dalam hal keterlibatan mereka dalam partai politik atau pun menjadi calon legislatif dan eksekutif. Keterlibatan perempuan juga penting dalam kepengawasan pemilu.

Kordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Jakarta Barat, Fitriani, meyakini pentingnya optimalisasi peran perempuan dalam mengawal dan menyelenggarakan pemilu 2024 mendatang. Mengingat hal ini sudah tertuang dalam Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang mengatur adanya keterwakilan perempuan 30% sebagai penyelenggara pemilu.

“Dengan adanya keterlibatan perempuan akan dapat mewujudkan demokrasi yang adil gender. Berkaca pada pengalaman pemilu 2019 di wilayah Jakarta Barat, tingkat partisipasi perempuan sebagai SDM pengawas pemilu masih belum mencapai 30%,” terang Fitriani kepada Media Indonesia, Selasa (28/6).

Fitri yang sebelumnya pernah bertugas sebagai pengawas pemilu di wilayah Cengkareng menjelaskan masih adanya ketimpangan ketersedian SDM perempuan ditingkat Kecamatan dan Kelurahan pada pemilu 2019 lalu.c“Kebutuhan SDM pengawas pemilu perempuan pada pemilu tahun 2019 di tingkat kecamatan dan kelurahan belum mencapai 30%, sedangkan di tingkat pengawas TPS jumlahnya sudah mencapai lebih dari dari 50%," tutur Fitriani.

Guna menjawab adanya kebutuhan pelibatan perempuan sebagai pengawas pemilu, Fitriani melihat kader PKK sebagai potensial. Usai kunjungannya ke Sekretariat PKK Jakarta Barat, Kantor Walikota Jakarta Barat pekan lalu, Fitriani menilai PKK dengan jumlah perempuan yang sangat potensial pada setiap strukturalnya untuk ikut menyukseskan pesta demokrasi tahun 2024.

"Tentunya Bawaslu Jakarta Barat berharap ke depan akan semakin banyak kader PKK Jakarta Barat yang terlibat menjadi pengawas pemilu maupun aktif melakukan pengawasan pemilu partisipatif dengan memberikan informasi awal apabila terjadi dugaan pelanggaran pemilu," Jelasnya

Fitriani menuturkan selama pandemi hingga kini Bawaslu Jakarta Barat konsisten dalam meningkatkan penguatan kapasitas kepemiluan perempuan dengan menghadirkan inovasi program RP4 (Ruang Perempuan Pemilu dan Pengawasan Partisipatif). Program ini telah dilakukan secara daring. RP4 sendiri sudah memasuki episode ke-5. (OL-12)

Baca Juga

Dok. DPR RI

Ketua DPR Puji Ketegasan Kapolri Copot Polisi yang Terlibat Praktik Ilegal

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 20 Agustus 2022, 09:42 WIB
“DPR RI mendukung upaya tegas yang dilakukan Kapolri terkait praktik-praktik ilegal, termasuk bila terjadi di tubuh Polri...
dok.Ant

Pelaku Obstruction of Justice dalam Kasus kematian Brigadir J, seluruhnya dari DivPropam Polri

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 22:54 WIB
PELAKU obstruction of justice atau  menghalangi penyidikan dalam kasus pembunuhan Brigadir J seluruhnya dari Divpropam...
dok.ist

FKPP: Suharso Didemo Karena Dinilai Menistakan Kiai dan Pesantren

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 22:44 WIB
Front Kader Penyelamat Partai (FKPP) berunjurasa di depan Gedung DPP PPP karena ucapan Ketum PPP Suharso Monoarfa dinilai menistakan kiao...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya