Kamis 23 September 2021, 19:41 WIB

Moderasi Berpolitik jadi Isu Besar yang Dibahas di Munas NU

Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum
Moderasi Berpolitik jadi Isu Besar yang Dibahas di Munas NU

Ilustrasi
Nahdhatul Ulama

 

MODERASI berpolitik akan menjadi salah satu isu besar yang akan dibahas dalam Musyawarah Nasional (Munas) Nahdlatul Ulama (NU) akhir pekan ini.

Ketua Dewan Pengarah Munas-Konferesi Besar NU 2021 Ahmad Ishomuddin mengungkapkan pihaknya melihat bangsa Indonesia saat ini tengah mengalami krisis kepemimpinan.

Sebagian besar elite politik, wakil rakyat, hanya berorientasi pada kekuasaan.

"Kita kekurangan orang yang benar-benar cinta Tanah Air. Para politisi masih berorientasi kepada kekuasaan," ujar Ishommudin dalam konferensi pers virtual, Kamis (23/9).

Menurutnya, NU memiliki kewajiban untuk ikut menyelesaikan masalah tersebut.

Baca juga : Munas NU Tatap Muka Digelar Akhir Pekan Ini

Karena sejatinya, organisasi Islam itu didirikan dan dijalankan dengan semangat politik, namun bukan politik tingkat rendah yang hanya menguber kekuasaan.

"NU harus steril dari politik semacam itu. Kepedulian NU terhadap politik diwujudkan dalam peran politik tingkat tinggi, yakni politik kebangsaan, politik kerakyatan, dan etika berpolitik," jelas pria yang akrab disapa Gus Ishom itu.

Oleh karena itu, NU memiliki kewajiban untuk memberi pandangan untuk mendorong kegiatan politik yang mengacu pada kemaslahatan rakyat.

"Dalam politik kerakyatan, pemerinah harus didukung penuh oleh rakyat. Oleh karena itu harus ada kebijakan yang pro rakyat," pungkasnya. (OL-2)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Demokrat Dorong Ambang Batas Pencalonan Presiden Dihapus

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 14:58 WIB
Menurut dia, UUD 1945 tidak pernah mengatur batasan persentase tertentu untuk pengajuan calon presiden dan wakil...
Antara

Telusuri Kasus Bupati Probolinggo, KPK Sita Sejumlah Barang Bukti

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 14:54 WIB
Penyidik KPK mengamankan barang bukti berupa dokumen dan alat elektronik dalam kasus suap, gratifikasi dan TPPU, yang menjerat Bupati...
DOK. UNHAN

Prabowo Bakal Maju Lagi di Pilpres 2024, Gerindra: Disukai Kaum Milenial

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 13:56 WIB
Dia mengatakan dari hasil survei menunjukkan di antara banyak calon presiden, Prabowo Subianto adalah sosok yang banyak digandrungi dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya