Headline
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
MENKO Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto mengatakan akan ada penyederhanaan tunjangan untuk aparatur sipil negara (ASN). Ia mengatakan, hal itu akan dilakukan untuk membuat sistem birokrasi menjadi lebih efektif dan jelas.
“Intinya, tidak memperbanyak tunjangan-tunjangan. Tunjangan itu kan banyak banget, itu akan disederhanakan sehingga gajinya firm (jelas),” ujar Wiranto, usai menghadiri rapat terkait reformasi birokrasi di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (9/8).
Wiranto mengatakan, banyak ukuran yang akan digunakan untuk melakukan penyederhanaan tersebut. Namun, ia belum dapat memastikan apakah akan ada pengurangan atau penambahan total tunjangan yang akan diterima ASN.
“Ya disederhanakan. Belum tahu soal nominal (bisa naik atau turun),” ujar Wiranto.
Ia mengatakan, yang pasti pemberian tunjuangan pada ASN selama ini selalu disesuaikan dengan dinamika lingkungan. Lebih lanjut, kata dia, ke depan pemerintah akan fokus pada hal kualitas dalam rekrutmen ASN, bukan kuantitas. Ia berharap ada perbaikan signifikan dalam tubuh ASN agar unsur profesionalitas dapat terus meningkat.
“Tidak dapat tunjangan dipatok sekian untuk seumur hidup. Hidupnya ini kan dijamin dengan cara bagaimana tunjangan itu bisa memberikan kemudahan dan menjamin kesejahteraan mereka. Itu nanti disesuaikan. Menteri Keuangan juga menghitung kekuatan APBN kita itu seberapa,” pungkasnya. (OL-7)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved