Sabtu 27 Juli 2019, 14:23 WIB

Pemerintah Terus Dorong Program Mobil Listrik

Atikah Ishmah Winahyu | Otomotif
Pemerintah Terus Dorong Program Mobil Listrik

Antara/Muhammad iqbal
Model berfoto disamping mobil listrik Toyota Prius Gen-4 X-Ray di booth Toyota pada GIIAS 2019 di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

 

PEMERINTAH terus mempersiapkan sekaligus mengakselerasi pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Terkait masterplan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) turut mendorong lahirnya regulasi yang tepat guna menentukan perkembangan mobil listrik di masa mendatang.

"Kami sedang menunggu peraturan presiden (Perpres) mobil listriknya. Perpres mobil listrik akan menentukan seperti apa arah mobil listrik di Indonesia. PPnBM (Pajak Penjualan Atas Barang Mewah), bea masuk, kandungan lokal dalam negeri, assemblingnya seperti apa, kita akan mempelajari setelah policynya keluar," kata Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam pernyataan tertulis, Sabtu (27/7).

Jonan optimistis pertumbuhan mobil listrik di Indonesia berada pada tren positif, apalagi jika mendapat sokongan dari luar sektor energi. Optimisme ini juga didasari atas tingginya animo global terhadap permintaan mobil listrik.

"Mobil listriknya tumbuhnya cepat, kalau disertai dukungan sektor lain seperti perindustrian dan keuangan. Saya sendiri yakin, (mobil listrik ini) pasti tumbuh besar," terangnya.

Melalui mobil listrik, lanjut Jonan, akan memberikan dampak positif bagi sektor energi terutama menyangkut penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

"Harapan kami (mobil listrik) bisa mengurangi polusi udara karena penggunaan BBM. Ini yang penting," katanya.

Di samping itu, kehadiran mobil listrik juga diharapkan dapat menekan jumlah impor BBM.

"Kedua bisa mengurangi impor BBM. Kenapa? karena energi primer yang menghasilkan listrik bersifat lokal. Batubara, gas, tenaga matahari, air laut, biomassa, panas bumi bahkan angin," ungkapnya.

Kementerian ESDM sendiri tengah menyiapkan infrastruktur yang mendukung penggunaan mobil listrik, salah satunya melalui pembangunan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). Lebih lanjut, Jonan menyarankan kepada PLN agar SPLU massif dibuat di tempat-tempat keramaian.

"SPLU itu seharusnya dibuat di tempat ramai seperti mal, pasar, gedung perkantoran atau parkir-parkir publik Tapi, di kemudian hari ini tergantung pada industri otomotif itu sendiri," ungkapnya.

Disinggung soal kesiapan SPLU, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Umum PLN Djoko Abumanan mengungkapkan, sudah terdapat lebih dari 3.000 SPLU yang dibangun oleh PLN. "PLN sendiri sudah memasang 3.600 SPLU," tutur Djoko.

Bahkan PLN mengatur strategi supaya menarik minat masyarakat menggunakan mobil listrik.

"PLN memberikan gratis tambah daya bagi mobil listrik. PLN sudah hadir memberikan kemudahan supaya mobil listrik biar cepat," pungkasnya.(OL-09)

Baca Juga

DOK. NMAA

OLX Autos IMX 2022 Ramai Dipadati Pengunjung 

👤RO 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 20:05 WIB
Para pengunjung rela berlama-lama untuk menikmati apa yang disajikan di pameran...
MI/NURTJAHYADI

Belkote 1K Primer Surfacer Resmi Diluncurkan di ajang OLX Autos IMX 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 18:15 WIB
Belkote 1K Primer Surfacer merupakan cat primer yang tidak memerlukan hardener, sehingga tidak ada lagi isu hardener kering atau lupa...
Dok.charock

Modifikasi Nissan March Curi Perhatian di Ajang IMX 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 09:05 WIB
Charock menyebutkan bahwa proses modifikasi memakan waktu kurang lebih 3...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya