Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
UPAYA pemerintah dalam meningkatkan skala ekonomi masyarakat desa terus digencarkan. Setelah gagal memasarkan dua prototipe dari angkutan pedesaan sebagai upaya peningkatan produktivitas, Kementerian Perindustrian kini tampil percaya diri dengan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang merupakan prototipe ketiga dari angkutan pedesaan yang digarap Kemenperin.
Kendaraan yang diproduksi oleh PT. Kiat Mahesa Wintor Indonesia tersebut diluncurkan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (2/8). Kendaraan taktis pedesaan tersebut akan mulai dipasarkan pada awal tahun depan.
"Saya menyambut baik (kehadiran) AMMDes. Ini satu jenis kendaraan yang kaitannya dengan sektor hulu sangat besar sekali. Tadi dilaporkan bahwa lebih dari 70 industri komponen dalam negeri siap untuk jadi pemasok," kata Presiden saat membuka GIIAS 2018 di ICE BSD.
Melalui AMMDes, lanjutnya, masyarakat pedesaan bisa meningkatkan produktivitas dari lima jenis kendaraan AMMDes yang ada. Di antaranya berfungsi sebagai pemutih beras, pemecah gabah, pompa, genset, dan kendaraan pengangkut. Masyarakat desa pun bisa menggunakannya sebagai alat transportasi ke kota untuk distribusi hasil pertanian.
Kapasitas produksi AMMDes nantinya akan mencapai 3.000 unit per tahun dan dapat ditingkatkan mencapai 15 ribu unit per tahun. Saat ini dari sisi perizinan, AMMDes sedang berproses di Kementerian Perhubungan agar bisa segera mengaspal. "Sekitar bulan November selesai perizinannya," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.
Dari sisi dapur pacu, AMMDes dilengkapi dengan mesin berkapasitas 640cc yang mampu menghasilkan tenaga 15 hp. Kecepatan maksimal AMMDes ialah 40 kilometer per jam. Dengan kecepatan yang dibatasi tersebut, Airlangga memastikan, keamanan penggunaan AMMDes bagi lingkungan pedesaan.(OL-6)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved