Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
PEMERINTAH Indonesia akan memberikan apresiasi tertinggi bagi para peraih emas di ajang Asian Games 2018. Jika pada Asian Games sebelumnya, peraih emas mendapat bonus sebesar Rp400 juta dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, kali ini bonus meningkat hingga hampir empat kali lipat mencapai Rp1,5 miliar.
Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot S DewaBroto, mengatakan berbeda dengan peraih emas, untuk peraih perak dan perunggu tidak mengalami peningkatan. Sama halnya dengan pemberian bonus di Incheon empat tahun lalu, bagi peraih perak bonus yang akan diberikan hanya Rp200 juta, sementara perunggu Rp100 juta.
"Kami memutuskan hal itu untuk memotivasi para atlet agar mereka bisa berlomba-lomba meraih emas untuk Indonesia. Kalau perak, perunggu-nya dinaikkan nanti atlet mikirnya cukup hanya meraih perak dan perunggu saja," ujar Gatot di sela-sela acara Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Komite Olahraga Indonesia, di Kantor BPJS Pusat, Jakarta Selatan, Jumat (27/7) malam.
Menanggapi hal tersebut, Pemain basket tim nasional Indonesia, Arki Dikania Wisnu, semakin termotivasi. Point guard andalan Indonesia di Asian Games 2018 tersebut mengatakan, emas menjadi ambisi pribadinya di Asian Games.
"Kalau target pribadi jelas saya mau emas, apalagi dari Kemenpora tadi bonusnya emas sama perak beda jauh, ya itu motivasinya. Kita harus mencoba yang terbaik dan itu yang saya coba ajarkan pemain muda untuk selalu melakukan yang terbaik," lanjut Arki.
Arki menambahkan, baik Pengurus Besar Persatuan Basket Seluruh Indonesia (PB Perbasi) maupun pelatih timnas putra, Fictor Roring, sejatinya tak ingin membebankan target medali kepada mereka. Fictor, lanjut Arki, hanya menginginkan kemenangan di setiap pertandingan.
"Mereka maunya kita engga terlalu fokus sama medali, tetapi fokus pada satu per satu pertandingan. Di fase grup, kita akan menghadapi Thailand, Mongolia, dan Korea Selatan. Meskipun kita sudah sering bertemu Thailand, tetapi kita tetap tak boleh meremehkan Thailand, makanya kita akan fokus dalam pertandingan apapun, dan mari kita lihat apa yang kita bisa capai," tandas Arki.
Timnas Indonesia berhasil meraih gelar dalam turnamen SEABA, Pra-Kualifikasi Piala Asia 2021 yang berlangsung di Thailand pada 26-30 Juni lalu. Kemenangan tersebut menjadi salah satu sumber motivasinya untuk melangkah lebih jauh di Asian Games.(OL-6)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved