Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK faktor penyebab banjir di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah,
pada musim hujan. Banjir tidak hanya akibat hujan lebat dalam durasi
lama, tapi aliran sungai yang tidak lancar juga menjadi penyebab banjir.
Sementara itu, menghadapi ancaman banjir di Klaten, upaya normalisasi
atau bersih-bersih sungai dilakukan dengan melibatkan instansi terkait,
komunitas relawan, dan masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai.
"Banjir tidak semata hanya karena hujan lebat dalam durasi lama. Bencana ini terjadi juga disebabkan aliran sungai yang tidak lancar," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Rujedi Endro S, Selasa (18/10).
Rujedi menjelaskan banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Klaten juga akibat kondisi sedimentasi sungai, tanggul kritis, sampah, dan fungsi pintu air yang tidak optimal. Kondisi sungai yang memprihatinkan tersebut, diketahui tim relawan BPBD Klaten saat susur sungai sepanjang 30 kilometer dari Kali Bagor di Desa Randulanang, Jatinom, sampai Kali Ujung di Tempuran/Kali Dengkeng.
"Sebagai tindak lanjut susur sungai, Kepala Pelaksana BPBD Klaten Sri
Winoto menggerakkan kegiatan bersih-bersih sungai yang didukung
komunitas relawan peduli sungai dan masyarakat di daerah aliran sungai," imbuhnya.
Kegiatan bersih-bersih sungai sebagai upaya antisipasi dan pencegahan
banjir. Perlu diketahui, bahwa Klaten dialiri 80 sungai yang meliputi
klasifikasi atau ordo induk (1), ordo I (1), ordo II (24), dan ordo III
(54).
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk waspada di musim hujan ini.
Kesiapsiagaan bencana penting dalam upaya pengurangan risiko bencana
banjir," tandasnya. (N-2)
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved