Selasa 28 Juli 2020, 08:42 WIB

Wilayah Priangan Timur Diterpa Suhu Dingin

Kristiadi | Nusantara
Wilayah Priangan Timur Diterpa Suhu Dingin

MI/Lilik Dharmawan
Fenomena embun beku karena suhu udara dingin di Dieng, Banjarnegara. Fenomena udara dingin melanda Indonesia karena memasuki kemarau.

 

SEJUMLAH wilayah di Priangan Timur diterpa suhu dingin sejak beberapa hari ini. Suhu yudara pada malam hari bisa mencapai 19 derajat Celcius. Sementara di Kabupaten Garut suhu udara mencapai 15 derajat Celcius pada malam hari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar mengatakan untuk sekarang ini belum menerima informasi resmi dari Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tetapi fenomena suhu dingin merupakan hal yang wajar dan itu pernah terjadi pada tahun sebelumnya.

"Suhu dingin merupakan musim peralihan dari hujan ke kemarau dan pada musim kemarau sekarang masih disertai dengan beberapa kali berawan dan hujan. Tapi memang banyak orang merasakan suhu dingin terutama pagi dan malam hari," kata Ucu Anwar, Selasa (28/7).

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Peringatan Dini Cuaca BMKG, Agie Wandala mengatakan, fenomena dingin bukan merupakan pertanda peralihan musim. Karena, sebagian besar di wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.

"Musim kemarau belum tentu tidak ada hujan, apalagi kita wilayah tropis, hujan tetap akan terjadi namun sifat hujan jauh lebih rendah. Dan fenomena suhu dingin telah terjadi pada periode Juni-Agustus, secara alamiah terjadi gerak semu matahari. Di wilayah selatan Indonesia atau Australia itu memasuki musim dingin dan bagian utara panas," ujarnya.

baca juga: Tim TMC BPPT Kembali Lakukan Operasi di Riau

Menurutnya, Pulau Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara akan mengalami fenomena intrusi udara kering ketika udara kering yang bersifat dingin dari wilayah selatan sampai ke wilayah Indonesia secara umum ke Pulau Jawa, akan timbul suhu dingin. Namun, ketika bertemu dengan daratan pada menjelang pagi suhu menurun karena di selatan Jawa terjadi suhu lebih rendah dari biasanya dan itu hal yang wajar. Bagi para pendaki gunung harus mempersiapkan peralatan menyesuaikan dengan kondisi suhu udara saat ini. (OL-3)
 

Baca Juga

MI/Yoseph Pencawan

Jubir Muryanto: Putusan Rektor tentang Plagiarisme belum Final

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 15:05 WIB
Sampai sekarang, salinan SK yang diterbitkan rektor belum ada di tangan...
ANTARA/Sigid Kurniawan

Kemenhub Pastikan Aktivitas Penerbangan masih Normal di Majene

👤Despian Nurhidayat 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 14:43 WIB
Bandar udara yang terdampak gempa ialah Bandar Udara Tampa Padang, Mamuju, dan Bandar Udara Sumarorong,...
Dok.Pemprov Banten

Gubernur dan Ulama Banten Dukung Listyo Sigit Jadi Kapolri

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 14:10 WIB
Keyakinan itu berdasarkan pengalaman Sigit saat menjadi Kapolda Banten dan Kabareskrim...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya