Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
NELAYAN di Provinsi Aceh sejak dua pekan terakhir panen raya ikan teri. Kegembiraan itu dialami nelayan yang beraktivitas menjaring ikan di Selat Malaka, tepatnya di kawasan perairan laut Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, dan Kabupaten Aceh Besar.
Di Kabupaten Pidie, misalnya, hasil tangkapan ikan teri paling banyak diperoleh nelayan pesisir Kecamatan Kota Sigli, Simpang, Kembang Tanjung, Kecamatan Batee dan Kecamatan Muara Tiga. Ikan kecil sepanjang sekitar 5 cm tersebut bukan saja banyak didapat nelayan penggunan pukat besar yang menggelar di tengah laut. Tapi bagi nelayan penguna pukat langsing yang melabuh di lepas pantai juga mendapat hasil tangkapan melimpah.
Bahkan di pesisir Desa Ujoeng Pi, Kemukiman Laweueng, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, pada Selasa (31/12) pekan lalu, puluhan warga mengumpulkan ikan teri di tepi pantai. Teri dalam kondisi masih hidup itu terdampar saat terhempas gelombang laut setempat.
Baca juga: Angin Kencang, Rumah Warga di Banyuwangi Ambruk
Fenomena ikan terdampar tersebut tergolong sangat ganjil, sehingga warga sempat penasaran gerangan apa yang bakal terjadi nanti. Ternyata tidak ada hal aneh yang menimpa kawasan itu kecuali hanya mereka mendapat keuntungan dari hasil jual teri tersebut.
"Ada sekitar 2 ton teri kalau dikumpulkan dari puluhan warga yang sempat mengutip di hempasan riak pantai. Tidak tahu fenomena apa ini. Kami positif saja yaitu rejeki dari Yang Maha Pencipta," kata Ikwani, warga Muara Tiga.
Melimpahnya hasil panen teri juga diperoleh nelayan di tempat pendaratan ikan Pante Raja, Kabupaten Pidie Jaya dan nelayan asal Krueng Raya, Kabupaten Aceh Besar. Itu sebabnya harga teri segar di Aceh sekarang lebih murah, yakni dari sebelumnya Rp35.000/kg, kini menjadi berkisar Rp15.000 hingga Rp20.000/kg. (OL-2)
SEBANYAK 12 negara pemilik pantai yang ada di Samudera Hindia menggelar pertemuan membahas ikan tuna di 30th Session of the Coastal States Alliance (CSA 030) 30-31 Januari 2026 di Kuta Bali.
Saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal.
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan regulasi baru untuk mempermudah layanan perizinan usaha di sektor perikanan.
DOSEN UGM mengomentari penarikan (recall) terhadap produk udang beku merek Great Value di AS yang diimpor dari perusahaan Indonesia karena mengandung radioaktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved