Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HARIMAU Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) yang sempat terjebak di ladang minyak gathering section (GS) 5, PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Minggu (11/8), diyakini telah bergerak menjauhi lokasi tersebut.
"Kesimpulan hingga hari ini, Harimau sudah bergerak menjauhi GS 5 Chevron dan diduga bergerak ke arah utara," kata Kepala Bidang KSDA Wilayah II Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Heru Sutmantoro, Minggu (11/8).
Dijelaskannya, setelah peristiwa viral rekaman video penampakan harimau sumatera di GS 5 PT CPI, pada Rabu (7/8), pihaknya yang menurunkan tim lengkap melakukan pemantauan di dalam GS 5.
Tim juga memasang kamera trap dan melihat hasilnya. Namun hingga kini, tidak terlihat adanya tanda-tanda keberadaan harimau di dalam wilayah GS 5.
"Selanjutnya kami melakukan kunjungan ke areal kebun sawit yang berada di sekitar wilayah GS 5 yang sehari sebelumnya terdapat jejak harimau. Didapatkan informasi bahwa harimau sudah bergerak menjauhi areal kebun sawit ke arah utara dari GS 5," papar Heru.
Baca juga : Harimau Sumatra Berkeliaran di Ladang Minyak Chevron Minas
Dengan hasil keterangan warga di kebun sawit tersebut, lanjut Heru, pihaknya mengambil kesimpulan sementara bahwa Harimau Sumatera yang terjebak di ladang minyak Chevron sudah pergi bergerak menjauh. Diduga harimau pergi bergerak ke arah utara.
Sebelumnya, Harimau Sumatera diketahui berkeliaran di sekitar lapangan minyak GS 5 PT Chevron Pasific Indonesia di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (7/8). Peristiwa yang menghebohkan itu terekam oleh video kamera yang kemudian viral di sosial media.
Berdasarkan rekaman video yang beredar tampak harimau Sumatera berusaha keluar dari jalan kompleks lapangan minyak dengan berulang kali mendorongkan badannya ke pagar jalan setinggi sekitar 4 meter. Pekerja yang merekam dari dalam mobil kemudian membunyikan klakson yang membuat harimau berlarian menghindar.
"Ini yang saya takutkan kalau malam hari," kata pekerja yang merekam.
Sejauh ini, tim BBKSDA Riau masih terus melakukan pemantauan keberadaan harimau tersebut di lokasi sekitar lapangan minyak Chevron. (OL-7)
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau membenarkan kemunculan Harimau Sumatra (panthera tigris sumatrae) di akses jalan perusahaan minyak bumi PT Bumi Siak Pusako (BSP).
BBKSDA Riau menurunkan tim ke lapangan menyusul laporan kemunculan harimau sumatra di area tambang minyak bumi PT Bumi Siak Pusako (BSP), Siak, Riau.
SEORANG warga bernama Zulfikar mengaku bertemu harimau Sumatra di Dusun 04, Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.
Studi terbaru menemukan populasi harimau Sumatra yang sehat di Ekosistem Leuser, Aceh. Pemantauan kamera jebak multi-tahun mengungkap 27 individu dan tiga kelompok anak harimau.
HARIMAU Sumatra liar berkeliaran di areal kebun sawit Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, sekitar empat hari terakhir.
Sebelum kejadian, harimau tersebut sudah memberikan tanda suara, namun karena dianggap sudah biasa sehingga tanda diabaikan oleh korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved