Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
AKTIVITAS penambangan yang dilakukan PT Atlasindo Utama di Gunung Sinarlanggeng, Kutalanggeng, Tegalwaru dinilai menjadi penyebab bencana kekeringan di wilayah sekitar. Mereka kehilangan mata air. Karena itu, sebanyak 1500 warga Karawang, Jawa Barat, segera bergerak menuju Kantor ESDM Provinsi Jawa Barat.
Tergabung dalam Masyarakat Karawang Bersatu (MKB), mereka meminta Pertimbangan Teknis (Pertek) IUP PT Atlasindo Utama Nomor 027/Pertek.P-IUP.OP/Wil.II/09/2016 untuk dicabut.
"Kita melihat apa yang dilakukan oleh ESDM Provinsi dalam kaitan pertek ini mengada-ngada. Tidak sesuai dengan kenyataan yang ada dilapangan," ungkap Koordinator MKB, Che Beno kepada Media Indonesia, Jumat (3/7).
Menggunakan tiga bus dan enam mini bus, mereka akan bergabung dengan Wahana Lingkung Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat dan aktivis lingkungan lainnya dalam menggelar aksi unjuk rasa.
"Sekarang ini bencana kekeringan sering terjadi. Masyarakat harus mencari sumber air bersih lebih jauh. Bahkan harus membeli air dengan harga yang cukup mahal hanya untuk memenuhi kebutuhan mandi, minum dan mck," pungkasnya.(OL-6)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved