Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
TERBUKTI memalsukan dokumen syarat daftar haji membuat 16 calon jemaah haji asal Lumajang dibatalkan keberangkatannya ke Mekkah.
"Mereka masuk dalam kloter 31, dan seharusnya sudah berangkat pekan lalu, namun karena memalsukan dokumen terpaksa dibatalkan," kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Achmad Faridul Ilmi, di Surabaya, Rabu (1/8).
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Surabaya pun masih menelusuri keterlibatan oknum panitia dan kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) bernama Al Haromain yang diduga ikut membantu pemalsuan dokumen. Jika terbukti, KBIH Haromain terancam mendapat sanksi tegas seperti pembekuan hingga pencabutan izin.
Pemalsuan dokumen, imbuh Achmad, berupa kartu keluarga hingga surat nikah. Saat terbukti, panitia pun segera membatalkan keberangkatan mereka.
Dijelaskan, Sistem Komputerasi Haji Terpadu (Siskohat) yang sudah terintegritas dengan data haji pusat, langsung merekam jemaah haji yang berangkat. Ditambah lagi ada perekaman metode biometrik yang sangat tidak memungkinkan untuk calon jemaah memalsukan data.
"Sulit mereka lolos, sebab pendataan sangat rinci," pungkasnya.(OL-6)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved