Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
JIKA biasanya Water Cannon digunakan untuk menghalau massa dalam aksi demonstrasi, kini kendaraan tersebut justru mengangkut air bersih dan menyalurkan ke beberapa daerah di Tasikmalaya yang mengalami kekeringan.
Musim kemarau membuat sumur masyarakat yang berada di enam kampung, yaitu Kampung Gobang, Singkup, Babakan, Sukabakti, Cintamanah, Gareumpay, mengalami penyusutan mulai dari kedalaman 15-20 meter. Enam desa yang berada di Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya ini sudah hampir dua minggu mengalami kesulitan air bersih.
"Kami tetap berupaya membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih, dan mendeteksi lokasi. Untuk penyaluran, hanya bisa menggunakan fasilitas yang ada yaitu kendaraan Water Cannon. Karena tidak memiliki truk tangki air, dengan kendaraan taktis ini bisa membawa 6.000 liter air bersih, dan akan ditambah untuk memenuhi kebutuhan," kata Kepala Bagian Ops Polres Tasikmalaya Kota, Kompol Gandi Jukardi, Selasa (31/7).
Sementara itu, Ketua RW 05, Cecep Darus, mengatakan selama ini masyarakat menggunakan air Sungai Citanduy setelah melalui tahap penyaringan menggunakan filter. Ia pun bersukur lantaran bantuan dari Polres Tasikmalaya Kota bisa digunakan warga untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci, hingga bersuci untuk keperluan ibadah.
"Karena selama musim kemarau selama satu tahun atau beberapa minggu, Kecamatan Purbaratu yang paling rawan kekurangan air bersih. Antusiasme masyarakat membuat saling berebut," ujarnya.(OL-6)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved