Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
SEMBILAN belas tahun tanpa kabar, Parinah, 50, akhirnya tiba di rumah anak pertamanya, Sunarti, di Desa/Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kemarin. Parinah diterbangkan langsung dari London, Inggris.
Pertemuan Parinah dengan anak-anaknya diwarnai isak tangis keharuan. Bahkan, anaknya, Nurhamdan, langsung mencuci kaki ibunya dan menggunakan air bekas cucian itu untuk membasuh muka sendiri.
“Saya sangat berterima kasih karena pemerintah Indonesia, Kepolisian Inggris, dan BNP2TKI tanpa lelah berusaha memulangkan saya. Saya dijemput Maret lalu dan menginap di KBRI London selama 4 hari, sebelum akhirnya dipulangkan,” kata Parinah.
Dia mengaku selama 19 tahun bekerja dan tidak boleh keluar rumah. Sang majikan juga baru satu kali membayar gajinya sebesar 1.000 pound sterling. “Saya berharap bisa mendapatkan hak-hak saya,” tandas Parinah. (LD/N-2)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved