Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA di Jalan Cililitan Kecil III, Jakarta Timur, mengaku khawatir banjir sewaktu-waktu kembali terjadi karena cuaca di Bogor berpotensi hujan yang dapat mengakibatkan Kali Ciliwung meluap.
"Wah sudah ada gluduk (suara petir) lagi, bisa banjir lagi nih," ujar salah seorang warga jalan Cililitan III, Rahmat, 31, ketika ditemui pada Sabtu (27/4).
Menurut dia, jika Bogor kembali diguyur hujan deras, banjir akan datang lagi di kawasan Cililitan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai kilat akan terjadi di Bogor pada Sabtu (27/4) ini dan hujan ringan pada malam hari.
Sungai Ciliwung meluap dan merendam kawasan Cililitan, Jakarta Timur, sejak Jumat (26/4) pagi. Air mulai surut pada Sabtu (27/4) sekitar pukul 8.30 WIB.
Baca juga: Pengungsi Banjir di Rawajati Kesulitan Air Bersih
Saat ini, Rahmat mengatakan warga membutuhkan air bersih untuk membersihkan sisa lumpur dan kotoran akibat banjir.
"Kalau air bersih untuk diminum masih banyak yang jual, yang penting untuk bersihkan lumpur," katanya.
Sementara itu, komandan Dinas Sumber Daya Air untuk Kelurahan Cililitan Agus mengatakan pihaknya membantu membersihkan lumpur sisa-sisa banjir menggunakan peralatan seadanya seperti cangkrang, pacul dan gerobak.
"Dibagi dua shift yang berjaga dan membantu warga di sekitar Cililitan yang terkena banjir, masing-masing shift terdapat 11 anggota," ujarnya.
Kendati demikian, masih ada beberapa warga yang memilih mengungsi meski air mulai surut dari tempat tinggal mereka.
"Listrik masih dimatikan dan enggak ada air. Kita juga enggak tahu kalau tiba-tiba air naik lagi," ujar Ujang, 55. (OL-2)
Berbagai kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kepedulian, memperkuat aksi kolektif, dan menginspirasi kecintaan generasi muda terhadap kelestarian Sungai Ciliwung.
Kerusakan sungai akan berimbas pada risiko banjir yang semakin luas.
Normalisasi merupakan langkah krusial menekan risiko banjir, terutama menjelang puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi hingga Februari
Keberhasilan program ini tidak bisa bergantung pada pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
Sebanyak 43 perahu daur ulang dari berbagai kecamatan di DKI Jakarta meramaikan Festival Cilung 2025, sebagai kampanye pemanfaatan sampah anorganik menjadi karya seni bernilai ekonomi.
Pendekatan ekosistem dalam pengelolaan DAS bukan sekadar jargon. Ini adalah syarat keberlanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved