Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
KETUA Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi B Sukamdani, mengatakan penerapan perluasan ganjil genap berdampak pada pelaku usaha ritel. Jumlah pengunjung pusat perbelanjaan disebut mengalami penurunan.
"Sektor ritel mengeluh karena jumlah pengunjung mal memang menurun. Berapa persennya perlu dipastikan tapi yang jelas ada keluhan seperti itu," ujarnya kepada Media Indonesia, Jumat (3/8).
"Hanya sektor ritel yang mengalami (dampak)," imbuhnya.
Namun, Hariyadi memperkirakan masalah yang dikeluhkan itu tidak akan berlangsung lama. Hal ini lantaran masyarakat belum terbiasa dengan sistem yang baru.
Secara keseluruhan sistem ganjil genap didukung atau disambut baik oleh kalangan pengusaha. Yang paling penting ketersediaan dan layanan moda transportasi umum ditambah serta ditingkatkan.
Menurutnya, langkah mendorong masyarakat beralih ke layanan transportasi umum pada akhirnya akan menurunkan tingkat kemacetan di jalan-jalan Ibu Kota dan sekitarnya. Hal itu akan berdampak baik untuk arus logistik. Karena mobilitas lancar, sehingga tidak banyak memakan biaya.
"Harapannya sesegera mungkin proyek transportasi umum dirampungkan seperti MRT dan lain-lain. Ke depannya akan bagus karena jalur-jalur yang dilalui nanti juga pemberhentiannya di sekitar pusat perbelanjaan atau pusat ekonomi," pungkasnya.(OL-6)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved