Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
LEMBAGA Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerja sama dengan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) membantu penyelesaian pencemaran di Kali Sentiong atau Kali Item di depan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.
Bantuan tersebut berupa pemasangan dua unit teknologi nano bubble generator yang diberi nama LIPI Ultrafine Bubble Generator (Lutor) di Kali Sentiong, Selasa (31/7). Rencananya, alat pemecah organik penyebab bau itu akan ditambah secara bertahap hingga 10 unit.
Kepala Balai Pengembangan Instrumentasi LIPI, Anto Tri Sugiarto, mengatakan teknologi itu tidak hanya mengilangkan bau tetapi sekaligus menguraikan dan mengembalikan kualitas Kali Sentiong.
"Cara kerja kita menggunakan plasma dan nano bubbling. Plasmanya memproduksi ozon yang diinjeksikan dengan nano bubbling ke dalam air sehingga dia bisa memecah organik yang membuat bau di sini," ujar Anto.
"Organik penyebab bau dipecah baunya hilang, setelah itu oksigennya masuk. Bakteri yang bisa bekerja menguraikan. Jadi selain bau kalinya hilang, proses pembersihan terjadi. Ini lebih ke memecah organik yang membuat bau," imbuhnya.
Teknologi Lutor akan sangat membantu upaya yang telah dilakukan oleh sejumlah pihak untuk menghilangkan bau tidak sedap dari Kali Sentiong.
Sebelumnya, pada Minggu (29/7) Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) DKI Jakarta Peduli Sampah menyemprotkan 2.500 liter cairan mikroba di Kali Sentiong. Sementara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia menebar bubuk penghilang bau di sejumlah titik di bagian kali.
"Jadi apa yang dilakukan oleh teman-teman, menabur bakteri di sini itu akan semakin terbantu kinerjanya. Karena kalau tidak ada oksigen bakteri juga tidak bisa bekerja," kata Anto.
Teknologi nano bubble menciptakan gelembung di dalam air. Gelembung-gelumbung tercipta membuat oksigen di dalam air meningkat sehingga ekosistem di kali dapat hidup kembali.
Terkait pengoperasian teknologi tersebut, LIPI dan alumni ITB berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (DSDA) DKI Jakarta dan dibantu petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Rencanya, teknologi Lutor di Kali Sentiong akan dioperasikan hingga Oktober mendatang. "Soal biaya operasional kita hanya menyediakan alatnya saja, untuk kebutuhan listrik itu disediakan dinas," ujarnya.(OL-6)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved