Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
ASISTEN Sekretaris Daerah Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan separator jalan berwarna-warni akan kembali dicat menjadi hitam dan putih. Pengembalian warna tersebut mempertimbangkan aspek keselamatan pengguna jalan.
"Secara spesifik aturan pewarnaan memang belum ada. Tapi pemahaman standar universal bahwa warna tipikal itu bisa warna aslinya benda itu atau dipertegas dengan putih hitam itu," kata Yusmada saat dihubungi, Selasa (31/7).
Warna hitam putih pada separator jalan menandakan pengendara harus hati-hati atau jangan mendekat. Pewarnaan juga biasanya membantu sebagai penunjuk jalan atau simbol lalu lintas lainnya.
Salah satu separator jalan di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur sebelumnya dicat berwarna-warni, seperti pink, kuning, hijau tosca, dan ungu. Namun, kini dicat kembali berwarna hitam dan putih.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku mengembalikan warna separator karena aspek keamanan. Dia tak mau mengabaikan kaidah-kaidah keselamatan.
"Asisten Pembangunan kemarin menjelaskan bahwa ketentuan tentang marka jalan penting untuk ditaati karena memiliki fungsi tidak hanya untuk estetika tapi juga untuk safety," ucap dia.
Menjelang perhelatan Asian Games, beberapa separator jalan dicat berwarna-warni. Di antaranya di Jalan Warung Jati Barat dekat Pejaten Village, Jakarta Selatan dan di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat.(OL-6)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved