Headline

Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.

Kasus MH370, Ketua Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia Undur Diri

Tesa Oktiana Surbakti
31/7/2018 18:45
Kasus MH370, Ketua Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia Undur Diri
(AFP PHOTO / Mohd RASFAN)

PERISTIWA hilangnya pesawat MH370 milik maskapai Malaysia Airlines masih menjadi misteri. Dalam laporan teranyar, tim investigasi otoritas Malaysia menyebut adanya penyimpangan dalam pengendalian lalu lintas udara antara Malaysia dan Vietnam.

Laporan tersebut lantas mendorong ketua otoritas penerbangan sipil Malaysia untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Hasil penyelidikan yang dirilis pada Senin (30/7) lalu juga menggarisbawahi kegagalan dalam memulai fase darurat seperti yang diharuskan. Tepatnya begitu penerbangan pesawat rute Kuala Lumpur-Beijing yang membawa 239 penumpang, hilang dari radar.

Direktur Jenderal Departemen Penerbangan Sipil Malaysia Azharuddin Abdul Rahman menyatakan laporan investigasi teranyar itu menemukan kasus pengaturan lalu lintas udara yang tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP).

"Dengan penuh penyesalan dan pemikiran panjang, saya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai ketua otoritas penerbangan sipil Malaysia. Keputusan ini efektif 14 hari terhitung sejak pengunduran diri saya pada hari ini," ujar Azharuddin sebagaimana diberitakan AFP, Selasa (31/7).

Masih teringat jelas hilangnya pesawat MH370 sekitar 4 tahun lalu, mendapat sorotan dari berbagai penjuru dunia. Kasus itu bahkan disebut misteri terbesar dalam sejarah dunia penerbangan. Sebelumnya, perburuan berskala raksasa telah dilakukan di zona pencarian Samudera Hindia seluas 46 ribu kilometer persegi. Namun tidak ada tanda yang menunjukkan keberadaan pesawat nahas tersebut.

Dalam laporan investigasi yang terdiri dari 495 halaman, para penyelidik mengaku belum mengetahui penyebab pesawat tersebut sulit ditemukan. Di satu sisi, penyelidik berpendapat rute perjalanan pesawat telah diubah manual, berikut adanya dugaan seorang di luar pilot yang mengambil alih kendali. Adapun Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus hilangnya pesawat MH370, termasuk menindak setiap pelanggaran yang ditemukan.(AFP/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya